Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ahok Lebih Dikenal Pemilih Pemula Ketimbang AHY

Masih banyaknya popularitas calon di bawah 90% harus menjadi bahan evaluasi bagi para calon untuk melakukan pendekatan yang lebih efektif.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ahok Lebih Dikenal Pemilih Pemula Ketimbang AHY
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Bambang bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di posko pemenangan Ahok-Djarot, Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016). 

Sebesar 26,06% pilihannya mungkin berubah karena visi, misi, program kerja yang ditawarkan calon.

Sebanyak 10,91% pemilih pemula berubah karena diberi hadiah, uang dan souvenir. Alasan lainnya sebesar 3,02% dan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 8,87%.

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan survei Voxpol Center ini dilaksanakan pada 30 November-10 Desember 2016 dengan menggunakan metode purposive sampling.

Sedangkan margin of error plus-minus 4,8% dengan tingkat kepercayaan(level of confidence) sebesar 95%.

Sedangkan jumlah responden sebanyak 400 orang yang berumur 17 sampai dengan 21 tahun, sebagian sudah menikah dan pertama kali ikut dalam menentukan pilihannya pada pilkada DKI Jakarta (pemilih pemula) sebagian sudah pernah memilih pada pilpres, sebagian siswa dan mahasiswa.

"Responden terdistribusi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.Hasil survei pemilih pemula ini belum bisa menyimpulkan siapa pemenangnya. Karena beberapa alasan," kata Pangi.

Pertama lanjut Pangi selisih persentase elektabilitas antarkandidat mendekati margin of error.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua, persaingan cukup kompetitif, pergerakan elektoral akan terus terjadi karena masih tingginya angka undecided
voter di kalangan pemilih pemula (lebih dari 25% dalam semua simulasi).

Ketiga, masih tersisanya waktu kurang lebih 2 bulan sebelum hari-H pemilihan, kemungkinan pergerakan elektabilitas tiap kandidat sangat dinamis.

Terlebih lagi strategi pemenangan setiap tim pasangan kandidat sangat berpengaruh terhadap pergeseran naik-turunnya bobot elektoral tiap kandidat pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Adapun maksud dan tujuan survei ini adalah ingin melihat ceruk potensial pemilih pemula dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas