Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok: ''Kasihan Kan Dia Tukang Ojek, Anak Satu''

Widodo yang menurut Ahok mengalami luka berat di bagian kepala itu terpaksa harus istirahat yang lama di rumah sakit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ahok: ''Kasihan Kan Dia Tukang Ojek, Anak Satu''
Jessi Carina
Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo, dirawat di RS Royal Taruma, Jakarta Barat (7/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Petahana Basuki Tjahaja Purnama mengaku kasihan melihat kondisi Widodo, Wakil Ketua Pengurus Ranting PDI Perjuangan yang menjadi korban pengeroyokan di Jelambar, Jakarta Barat.

“Kasihan kan dia tukang ojek, anak satu,” ujar Basuki atau sapaan akrabnya Ahok di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2017).

Widodo yang menurut Ahok mengalami luka berat di bagian kepala itu terpaksa harus istirahat yang lama di rumah sakit, sehingga mengganggu penghidupan keluarganya.

“Kalau dipukuli seperti itu kepala retak sampai dia cacat seumur hidup enggak bisa kerja gimana? Siapa yang mau pelihara anak-anaknya, istrinya. Coba lihat satu keluarga ini, muslimnya taat kok. Kenapa ketika kami ingin menyelesaikan tugas kami, perjuangan kami, mesti dipukulin?” kata Ahok.

Ahok mengharapkan kedepannya warga DKI Jakarta bisa menerimanya selaku petahana yang ingin menyelesaikan persoalan Jakarta dengan mengikuti kontestasi Pilkada.

“Kami berdua petahana, kami meminta mohon kepada warga DKI, perjuangan kita kan belum selesai, ya kita minta izin untuk menyelesaikannya saja. Jadi seharusnya kalau enggak setuju menyelesaikan perjuangan kami, ya enggak usah mengambil tindakan pengeroyokan, pemukulan kepada tim sukses kami,” ujar Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas