Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

LSI Sebut Ahok-Djarot Kalah di Putaran Kedua Siapapun Lawannya, Ini Tanggapan Ahok

"Ya Timses mesti kerja keras aja, iya kan'," ujar Ahok di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017).

LSI Sebut Ahok-Djarot Kalah di Putaran Kedua Siapapun Lawannya, Ini Tanggapan Ahok
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengikuti debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok enggan banyak berkomentar mengenai hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyatakan Ahok-Djarot kalah di putaran kedua.

Berdasarkan pada survei yang dilakukan oleh LSI Denny JA menjelaskan bahwa pasangan petahana akan kalah dengan selisih 10 persen suara dari pasangan manapun yang akan memasuki putaran kedua.

Baca: Survei LSI: Ahok-Djarot Kalah di Putaran Kedua, Siapapun Lawannya

Menanggapi itu, Ahok berharap tim suksesnya bekerja lebih keras.

"Ya Timses mesti kerja keras aja, iya kan'," ujar Ahok di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017).

Tingginya sentimen anti-Ahok dianggap akan menjadi faktor utama yang dapat mengalahkan calon gubernur Jakarta nomor urut dua tersebut bertarung dan memenangakan Pilkada DKI Jakarta pada putaran kedua.

“Kalau memang terjadi head to head, maka Ahok-Djarot setidaknya akan kalah dengan selisih 10 persen suara. Siapapun lawannya,” jelas Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Kantornya, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Baca: LSI Sebut Warga Jakarta Ingin Pilkada Satu Putaran Saja, Ini 3 Alasannya

Dari survei, jika Ahok-Djarot menantang pasangan Agus-Sylvi pada putaran kedua, maka pasangan petahana itu hanya akan mendapat 33,9 persen suara saja.

Sementara Agus-Sylvi pasangan yang diusung oleh Koalisi Cikeas akan mendapat 48,1 persen suara.

Begitu juga jika Ahok-Djarot menantang pasangan Anies-Sandi. Inkumben hanya akan mendapat 29,7 persen suara, sementara 41,8 persen suara akan didapat oleh pasangan Anies-Sandi.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas