Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ini Harapan Ahok Saat Raja Salman Datang ke Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyambut baik kedatangan Raja Salman bersama 1.500 rombongan ke tanah air.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Ini Harapan Ahok Saat Raja Salman Datang ke Indonesia
Tribunnews/Lendy Ramadhan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Jumat (24/2/2017) mengawali hari kerjanya dengan melayani keluhan dan permintaan foto bersama dari para warga yang mengantre hingga mengular di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rencana kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud disambut meriah di Indonesia pada tanggal 1 Maret 2017.

Hari ini, Raja Salman berada di Malaysia dan akan melawat ke beberapa negara yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Asia.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyambut baik kedatangan Raja Salman bersama 1.500 rombongan ke tanah air.

"Minimal kuota naik haji ditambah dong," kata Ahok sapaanya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/2/2017).

Saat ditanya apakah dirinya bakal menyambut, Ahok mengaku belum tahu.

"Saya ngga tahu itu Biro KDH (Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN)) yang mengatur," kata Ahok.

BERITA REKOMENDASI

Raja Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi mulai tanggal 1 sampai 9 Maret 2017.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menilai dalam dua tahun terakhir hubungan kedua negara semakin dekat dan isu yang dibahas pemerintah kedua negara tidak hanya soal haji dan tenaga kerja.

Pada tanggal 1 sampai 4 Maret 2017, di Jakarta dan kemudian di Bali hingga tanggal 9 Maret 2017. Raja Salman akan tiba di Indonesia pada 1 Maret dan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor, dalam pertemuan bilateral akan membahas berbagai upaya peningkatan kerja sama ekonomi.

Ada lima nota kesepahaman yang akan ditandatangani pemerintah kedua negara, yaitu di bidang kerja sama budaya, kesehatan, urusan Islam serta dakwah dan layanan agama, pelayanan perjalanan udara, perjanjian pemberantasan kejahatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas