Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sambil Nyetir, Sopir Tranjakarta Main Handphone, Nyaris Tabrak Rombongan Pejalan Kaki

Serombongan orang yang hendak Salat nyaris ditabrak bus Transjakarta di kawasan Tomang, Kecamatan Grogolpetamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/3/2017).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sambil Nyetir, Sopir Tranjakarta Main Handphone, Nyaris Tabrak Rombongan Pejalan Kaki
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Armada Transjakarta di Halte Harmoni Central Busway (HCB), kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Serombongan orang yang hendak Salat nyaris ditabrak bus Transjakarta di kawasan Tomang, Kecamatan Grogolpetamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/3/2017) siang.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, mengatakan, penyebabnya sopir bus transjakarta tak konsentrasi saat mengemudikan bus.

"Sambil main ponsel itu sopir bus Transjakarta," kata Sudarmanto ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (17/3/2017).

Peristiwa itu terjadi di depan kantor Pajak Palmerah di simpang Tomang mengarah ke Slipi, sekitar pukul 12.00.

Sudarmanto mengatakan, bahkan sopir bus bernomorpolisi B 7550 IX itu baru sadar nyaris menabrak setelah rombongan penyeberang kocar-kacir menghindar lalu menggedor bus jenis gandeng tersebut.

Penyeberang sempat memarahi sopir sampai sang sopir ketakutan. Baru kemudian dilerai oleh polisi yang sedang berjaga.

"Tak kami tilang sopirnya. Kami berikan teguran karena ini sedang operasi simpatik. Tapi yang dia lakukan amat berbahaya," kata Sudarmanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Sudarmanto, sebaiknya pihak Transjakarta mengawasi pengemudinya dengan ketat. Apalagi terkait penggunaan ponsel.

Humas Transjakarta, Prasetya, mengatakan, pihaknyan akan menindaklanjuti peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah melacak identitas sopir tersebut.

"Jelas sopir itu salah kalau mengemudi sambil memainkan ponselnya," kata Prasetya ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (17/3/2017) sore.

Prasetya menjelaskan memang tak ada aturan bahwa sopir transjakarta mesti tak membawa ponsel saat bekerja. Tapi ada aturan bahwa tak boleh bermain ponsel saat mengemudi.

"Sudah ada ketentuan sanksinya terkait hal ini. Sanksinya mulai dari SP 1 sampai pemberhentian," ucap Prasetya.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas