Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Gelar Olah TKP Kantor PPP di Jalan Diponegoro yang Dirusak

Mereka melakukan dokumentasi menggunakan foto dengan papan petunjuk. Mulai dari pagar kantor hingga dinding kaca yang bolong

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Polisi Gelar Olah TKP Kantor PPP di Jalan Diponegoro yang Dirusak
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Kantor PPP yang dirusak orang tak dikenal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro, Minggu (16/7/2017).

Sejumlah kaca di kantor PPP pecah, dan satu orang terluka.

Sejumlah polisi yang tiba di lokasi, menelusuri tiap sudut halaman kantor partai berlambang Kabah.

Mereka melakukan dokumentasi menggunakan foto dengan papan petunjuk. Mulai dari pagar kantor hingga dinding kaca yang bolong akibat lemparan batu.

Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa pecahan kaca dan batu yang diduga digunakan oleh massa beratribut Angkatan Muda Kabah. Barang bukti itu dimasukkan dalam plastik.

Salah satu petugas kepolisian yang melakukan olah TKP mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari penyelidikan untuk mengusut pelaku penyerangan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami lakukan identifikasi, dan mengumpulkan barang bukti," kata petugas yang enggan mau disebut namanya.

Selesai melakukan pengumpulan barang bukti, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang ada di kantor DPP PPP saat penyerangan berlangsung. Salah satu yang diinterogasi adalah Nong Lea (17).

Nong Lea diperiksa bersama dua orang lainnya. Dirinya ditanya seputar kejadian serta identitas pribadinya.

Selesai memeriksa, polisi mengecek rekaman CCTV yang berada di satu unit komputer. Dari pengamatan, terlihat massa berkerumun di depan pagar kantor DPP PPP. Polisi pun meminta file CCTV tersebut untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas