Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Deodoran Hingga Botol Sampo, Ini Modus Pengunjung Selundupkan Sabu ke Dalam Penjara

Dari botol sampo, hingga deodoran, berbagai cara dilakukan pengunjung untuk menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam tahanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Deodoran Hingga Botol Sampo, Ini Modus Pengunjung Selundupkan Sabu ke Dalam Penjara
Dennis Destryawan
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta memberikan penghargaan kepada 14 Anggota Kepolisian yang menggalkan upaya penyelundupan sabu ke dalam tahanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

Gelena memasukkan sabu dibalut plastik bening itu ke dalam botol deodoran.

Usaha bejat itu, digagalkan Bripka Yuwel Gito.

Atas perbuatannya, ucap Nico, dipastikan para pengunjung yang berupaya menyelundupkan sabu akan diproses hukum.

"Sudah pasti tersangka. Seluruhnya menjadi tersangka, yang membawa narkotik," ujar Nico.

Brigadir Samuel Ginting menggagalkan penyelundupan seorang pengunjung bernama Choirul Juniardi Jalil.

Choirul membawa sabu 1,62 gram.

Sabu dimasukkan ke dalam bungkus plastik bening dilapisi lakban hitam.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian dimasukkan ke dalam botol sampo.

"Jadi pada saat besuk, saudara atau temannya itu dimintain bantuan yang di dalam (tahanan), supaya membelikan narkotika untuk dibawa masuk, sehingga pada saat pemeriksaan dapat ditangkap," ujar Nico.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memberikan penghargaan terhadap anggota polisi yang melakukan penjagaan di tahanan Polda Metro Jaya.

Mereka diapresiasi karena menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam tahanan.

Ke-14 penjaga tahanan itu, konsisten melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung sesuai standar operasional prosedur tahanan.
Dalam pemeriksaan tersebut, terdapat 14 kasus di mana mereka berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam tahanan.

Sementara itu, ke-14 anggota yang mendapat penghargaan adalah Bripka Agung Irwanto, Brigadir Samuel Ginting, Brigadir Rahmat Bijakseno.

Brigadir Hadi Winarso, Brigadir Kuncoro Pandu Arianto, Bripka Marcos, Bripka Heri Supratman, Brigadir Febriyanti Lubis.

Bripka Yuwel Gito, Brigadir Hisar Maradona Halomoan, Bripka Himawan Sutanto, Bripka Saifuddin, Bripka Sumardiyanto, dan Bripka Agung Kade Widyatmika.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas