Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Dikejar Calon Jemaah Umrah First Travel, Sosok Ini Bilang 'Mau Mati Saja'

Beragam cerita muncul saat para korban datang ke kantor tim pengurus PKPU. Dari mengerikan hingga menyedihkan.

Dikejar Calon Jemaah Umrah First Travel, Sosok Ini Bilang 'Mau Mati Saja'
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Ardi, staf tim pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) saat menerima korban First Travel di Perkantoran Grand Wijaya Center Blok F Nomor 10, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para korban penipuan agen perjalanan umrah First Travel terus berdatangan ke kantor tim pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Grand Wijaya Center Blok F 10, Jakarta Selatan.

Kedatangan mereka tak lain adalah untuk mengurus administrasi penagihan utang sebagai kreditur.

Beragam cerita muncul saat para korban datang ke kantor tim pengurus PKPU.

Mulai dari yang marah-marah sembari menggebrak-gebrak meja, ada yang menyatakan ingin mati saja, dan ada pula yang cuma ingin melihat bos First Travel Andika Surachman.

Baca: Anak Korban First Travel Ini Berharap Andika dan Anniesa Dihukum Gantung

Ardi, staf tim PKPU, menceritakan berbagai kelakuan korban yang datang sejak 28 Agustus 2017.

Selasa (5/9) lalu misalnya, ada seorang pria paruh baya yang mengamuk.

"Dia datang marah-marah gebrak meja, katanya dipingpong dari Mabes Polri, terus ke pengadilan, terus ke alamat First Travel," ujar Ardi.

"Katanya ini tempat terakhir yang didatangi, dia enggak mau ke mana-mana lagi. Akhirnya kami siram air, kami tenangkan," lanjut Ardi.

Baca: Korban First Travel Ini Tetap Menunggu Diberangkat Umrah Hingga Ajal Menjemput

Halaman
1234
Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas