Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies-Sandi Terancam 'Nganggur' 6 Bulan dan 4 Janji-janjinya yang 'Mustahil'

Anies Baswedan (Anies) dan Sandiaga Uno (Sandi), bakal menganggur selama enam bulan awal kepemimpinannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Anies-Sandi Terancam 'Nganggur' 6 Bulan dan 4 Janji-janjinya yang 'Mustahil'
WARTA KOTA/ADHY KELANA
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpelukan usai melakukan pencoblosan di masing-masing TPS-nya, Rabu (19/4/2017). Mereka bertemu di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat. 

2. Rumah dengan DP Nol Persen

Banyak pihak menyebutkan, salah satu janji yang sangat ampuh dan mampu menyedot perhatian publik Jakarta adalah pembangunan rumah dengan uang muka (DP) nol persen.

Janji ini mampu meningkatkan elektabilitas Anies-Sandi terutama di kalangan masyarakat kelas menengah bawah, terutama di kalangan buruh.

Bukan rahasia lagi bahwa masih sangat banyak warga Jakarta yang belum memiliki tempat tinggal layak huni.

Tetapi persoalannya, membangun rumah dan kemudian menjualnya dengan DP nol persen di Jakarta sangat tidak logis.

Harga tanah di Jakarta sudah belasan juta rupiah. Biaya bangunan per meter persegi pun sudah di atas Rp 2 juta. Karena itu, Anies akan kesulitan mencari pemodal untuk membiayai program ini.

Pasangan Anies-Sandi pun sampai saat ini belum pernah menunjukkan secara lengkap model atau skema pembayaran rumah DP nol persen ini.

Rekomendasi Untuk Anda

3. Membangun 200.000 Pengusaha (Wira Usaha) Baru.

Janji menciptakan para pengusaha baru di Jakarta banyak disampaikan oleh Sandiaga Uno yang memiliki latar belakang seorang pengusaha.

Dia secara gencar menyampaikan konsepnya itu lewat program Oke Oce.

Di Jakarta ada 44 kecamatan dan di setiap kecamatan akan dibangun setidaknya satu tempat mendidik calon pengusaha-pengusaha baru.

Cuma masalahnya, menjadikan seseorang sebagai pengusaha bukan semata-mata masalah permodalan saja.

Menjadi pengusaha juga bukan sekadar memberikan akses distribusi atau membangun menciptakan pasar.

Yang lebih penting dari itu semua adalah mengubah mindset. Cara pikir manusia yang dijadikan pengusaha itu harus berubah menjadi cara pikir seorang pengusaha.

Mindset buruh atau pekerja jika tidak diubah menjadi mindset seorang wirausaha tidak akan mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas