Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Harus Rapat Paripurna Istimewa, Kalau Tidak Rusak Citra DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno merupakan pilihan rakyat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Harus Rapat Paripurna Istimewa, Kalau Tidak Rusak Citra DPRD DKI
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Wakil DPRD DKI Jakarta, M. Taufik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, menegaskan rapat paripurna istimewa harus dilaksanakan.

Jika tidak maka citra lembaga DPRD DKI akan buruk di mata masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno merupakan pilihan rakyat.

Pemerintah daerah merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat.

"Sebagai wujud pengakuan gubernur terpilih. Justru kalau tidak dilakukan akan mendapatkan sorotan negatif, seolah-olah tidak mengakui," ujar Taufik, kepada wartawan, Kamis (19/10/2017).

Menurut dia, rapat paripurna istimewa itu tidak mengambil keputusan. Itu merupakan salah satu upaya menjalankan fungsi DPRD.

Baca: Penjara 4 Tahun, Fahd El Fouz Dieksekusi ke Lapas Cipinang

Rekomendasi Untuk Anda

Rapat digelar maksimal selama 14 hari setelah pelantikan.

Oleh karena itu, dia akan meyakinkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi untuk menggelar rapat paripurna istimewa.

Apabila sudah ada kesepakatan, maka akan dibawa ke Badan Musyawarah (Bamus).

"Dewan dianggap apa ya, rakyat nanti jelek responnya kepada dewan. Padahal kita representasi rakyat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas