Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pabrik Petasan Terbakar

Masih Misterius, Keberadaan Seorang Korban Ledakan Pabrik Petasan di Tangerang

Sementara itu berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Ega Subana sampai saat ini juga belum pulang ke rumah.

Masih Misterius, Keberadaan Seorang Korban Ledakan Pabrik Petasan di Tangerang
nur ichsan/wartakota/wartakota
OLAH TKP MELEDAKNYA PABRIK PETASAN - Kapolres Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan, memimpin olah TKP Lanjutan bersama Tim DVI Mabes Polri dan Dokpol Polda Metro Jaya, di lokasi pabrik petasan yang terbakar,Senin (30/10). Olah TKP lanjutan dengan menyisir lokasi asal mula penyebab kebakaran ini untuk mencari kemungkinan masih ada jenazah korban yang belum ditemukan yang tertimbun reruntuhan bangunan. Pada kesempatan itu polisi masih menemukan sisa serpihan kerangka para korban diantara reruntuhan bangunan yang hangus terbakar. Sementara itu di lokasi kejadian puluhan karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai kalangan berjejer di muka pabrik, dan warga yang penasaran terus berdatangan untuk melihat dari dekat lokasi kejadian. WARTA KOTA/Nur Ichsan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberadaan Ega Subarna masih misterius.

Aparat kepolisian mencari keberadaan tukang las yang menimbulkan percikan api sehingga mengakibatkan kebakaran di gudang kembang api di Tangerang, pada Kamis (26/10/2017).

Insiden kebakaran di gudang kembang api milik PT Panca Buana Cahaya Sukses di Komplek Pergudangan 99 Kosambi, Tangerang, itu mengakibatkan sebanyak 48 orang meninggal dunia.

"Belum ketemu. Sedang, kami cari," tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, kepada wartawan, Senin (20/11/2017).

Baca: Petasan Barang Bukti Meledak, Polisi Jadi Korban

Untuk mencari keberadaan Ega, dia mengaku, sudah menelusuri di tempat kejadian perkara (TKP).

Selama olah TKP dilakukan tidak ditemukan keberadaan jasad yang bersangkutan.

Selain itu, menurut dia, aparat kepolisian juga melakukan pemeriksaan DNA ke jasad 48 korban tewas. Namun, sejauh ini, kata dia, tidak ditemukan DNA Ega.

"Jadi, kami untuk DNA-nya belum ada yang sama dengan Ega Subana. Makanya, kami sedang cek kembali. Jenazah itu tidak ada yang sama DNA-nya," kata dia.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Ega Subana sampai saat ini juga belum pulang ke rumah.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas