Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Satpol PP Rotasi Personel, Sandiaga Janji Akan Lebih Jeli Menata Ruang

Sandiaga pun mendukung perombakan yang akan berlangsung di instansi pimpinan Yani Wahyu itu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Satpol PP Rotasi Personel, Sandiaga Janji Akan Lebih Jeli Menata Ruang
Rina Ayu Panca Rini/Tribunnews.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno, di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan ide untuk melakukan rolling pada personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah diketahuinya.

Sandiaga pun mendukung perombakan yang akan berlangsung di instansi pimpinan Yani Wahyu itu.

"Iya , rollingnya tadi pak Yani sudah sampaikan yang sudah 10 tahun atau lebih atau sebelumnya akan di rolling," ujar Sandiaga di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Lebih lanjut ujar Sandi dengan adanya temuan Ombudsman yang membuat Satpol PP melakukan perbaikan, Sandi berharap penataan ruang di wilayah DKI Jakarta lebih jeli.

"Untuk masukan ombudsman kita akan lebih jeli lagi melakukan penataan ruang untuk lokasi binaan dan lokasi sementara dan untuk inspektorat. Kita terima laporannya dan langsung kita lakukan sesuai dengan saran," ujar Sandiaga.

Baca: Polri Bantah Ingin Ciduk Fahri Hamzah

Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Yani wahyu akan berniat untuk melakukan perombakan personelnya dalam antisipasi pratik pungutan liar (pungli) terkait temuan video maladministrasi dari Ombudsman.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Yani, ada indikasi seorang personel yang tak berpindah posisi selama bertahun-tahun memiliki potensi meningkatnya praktik pungli di suatu wilayah.

"Dia (personel) itu bertugas udah sampai 8-10 tahun bertugas di tempat yang sama, titik yang sama, tugas yang sama, ini ada disinyalir indikasi ada kedekatan lingkungan dengan tempat tugas dia bekerja. Bisa dekat karena keakraban, bisa kedetakan dengan 'something wrong' sesuatu," kata Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas