Pelajar Tewas Ditendang Pelatih Saat Latihan Pencak Silat
Seorang pelajar asal Desa Campang Tigailir Kecamatan Cempaka, OKU Timur, meninggal dunia usai latihan pencak silat, Sabtu (9/6/2018).
Penulis: Rosiana Nugrahaini
TRIBUNNEWS.COM, OKU TIMUR - Seorang pelajar asal Desa Campang Tigailir Kecamatan Cempaka, OKU Timur, meninggal dunia usai latihan pencak silat, Sabtu (9/6/2018).
Korban tewas ditendang di bagian perut oleh guru pencak silatnya di lapangan desa, sekira pukul 22.30 WIB.
Kejadian bermula ketika korban melakukan latihan pernafasan, baik senior dan guru pencak silatnya menguji teknik kuda-kuda.
Baca: Trik Hindari Kemacetan Saat Mudik Lebaran
Mereka memberikan tendangan bertubi-tubi ke perut korban hingga korban roboh.
Dilansir Tribun Video dari Kompas.com, Selasa (12/6/2018), korban sempat mengalami pingsan dan dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit Kayuagung, Ogan Komering Ili (OKI).
Ia kemudian tewas saat menjalani perawatan.
Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, pelatih korban Roby Johanes merupakan orang terakhir yang memberikan tendangan ke arah perut korban saat korban menahan pernafasan posisi kuda-kuda.
Yang bersangkutan mengaku melakukan tendangan dengan kaki kanan sebanyak satu kali ke arah perut dan kemudian korban roboh.
Korban sempat berusaha bangkit kembali dan terjatuh kemudian tak sadarkan diri.
Baca: Suami Artis Senior Cantik Dikabarkan Pakai Narkoba dan Milliki Senjata Tajam
Saat ini kasus kematian S saat latihan pencak silat masih ditangani Polres Oku Timur.
"Semua keterangan saksi dan bukti-bukti masih kita kumpulkan. Jika terbukti jelas ada pidannya, apalagi ini menyebabkan nyawa seseorang hilang," jelas Kapolres.
Simak berita di atas. (*)