DKI Perpanjang Kerjasama Tambahan Pembuangan Lumpur Hasil Pengerukan Areal Perairan Ancol Barat
Perjanjian ini disebut akan membawa Jakarta menjadi kota dengan lingkungan yang berkelanjutan, yang efeknya pada citra Ancol sebagai pariwisata kota
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani perjanjian kerjasama tambahan (Addemdum) dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk terkait Pembuangan Lumpur (Sludge Disposal Site) dari hasil pengerukan Sungai, Waduk dan Saluran di Areal Perairan Ancol Barat.
Perjanjian ini disebut akan membawa Jakarta menjadi kota dengan lingkungan yang berkelanjutan, dimana efeknya pada citra Ancol sebagai pariwisata kota Jakarta.
Baca: NasDem: Cawapres Jokowi sebaiknya dari Kalangan Non Partai
"Kami menyambut baik dan tadi penandatanganan sudah dilakukan dan sekarang saatnya untuk mulai bekerja," tutur Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/7/2018).
"Kita akan memiliki lingkungan hidup yang lebih sustainable lebih indah sebagai citra pariwisata Jakarta. Karena Ancol punya peran penting," kata Anies.
Direktur Utama Ancol, Paul Tehusijarana mengatakan tambahan perjanjian kerjasama itu telah berlangsung selama sembilan tahun, bermula pada tahun 2009.
Sementara pembangunan proyek tersebut diharapkan akan selesai pada Februari 2019 mendatang.
"Perjanjian kerjasama project ini akan selesai kira-kira di Februari tahun 2019," sebut Paul.
Baca: TGB Tegaskan Tetap Dukung Presiden Jokowi
Harapannya, Ancol dapat menjadi kawasan wisata di DKI Jakarta paska rampungnya proyek Sludge Disposal Site itu.
"Selesainya Project itu maka Ancol bisa menindak lanjuti sebagaimana yang diharapkan pak Gubernur untuk menjadikan kawasan wisata DKI Jakarta, dan juga tentunya untuk Indonesia yang lebih baik lagi," terang Paul.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.