Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korps Pegawai Republik Indonesia Gelar Pasar Rakyat di Parkir Timur Senayan

Beberapa kementerian ikut meramaikan Pasar Rakyat yang digelar oleh Kementerian Pariwisata di Area Plaza Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

Korps Pegawai Republik Indonesia Gelar Pasar Rakyat di Parkir Timur Senayan
ist
Panggung utama Pasar Rakyat di Parkir Timur Senayan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korps Pegawai Republik Indonesia menggelar Pasar Rakyat di Area Plaza Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu hingga Minggu (24-25/11/2018). Bahkan beberapa kementerian ikut meramaikan Pasar Rakyat tersebut.

Salah satu yang ikut berpartisipasi adalah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Partisipasinya adalah menyelenggarakan layanan paspor.

Stan layanan paspor dari Ditjen Imigrasi Kemenkumham ini telah memulai pelayanan sejak pukul 8.30 WIB. Pelayanan itu dibuka langsung oleh Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala.

Kasubag Humas Ditjen Imigrasi, Sam Fernando mengatakan layanan masyarakat tersebut dalam rangka menyemarakkan HUT ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia.

Sesuai dengan bidangnya, Ditjen Imigrasi membuka layanan paspor khusus selama 6 hari, dengan harapan untuk mempermudah masyarakat dalam pembuatan paspor.

“Tujuannya untuk memberi pelayanan buat masyarakat dan sekaligus berkontribusi untuk rangkaian HUT Korpri ini. Harapannya kita ingin mempermudah masyarakat yang ingin membuat paspor, karena tidak harus ke kantor Imigrasi, tapi cukup ke sini saja,” jelas Sam Fernando.

Jika ada yang ingin memanfaatkan layanan pembuatan paspor, peserta terlebih dahulu mendaftar secara daring (online) melalui Aplikasi Layanan Paspor Online yang bisa diunduh di playstore telepon pintar.

Dalam aplikasi peserta bisa memilih waktu dan tanggal pendaftaran, sehingga tidak perlu mengantre lagi.

Sementara untuk biaya pembuatan paspor pada layanan ini, pendaftar dikenakan biaya normal sebesar Rp 355.000 untuk pembuatan paspor non-elektronik. Hanya saja, layanan paspor elektronik belum tersedia di layanan ini.

Meskipun cuaca hari ini mendung dan gerimis, layanan pembuatan paspor dari Ditjen Imigrasi ini disambut antusias oleh masyarakat. Pada hari pertama pembukaan Expo Pelayanan Publik, sudah terdaftar sekitar 80 peserta yang ingin membuat paspor.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas