Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemprov DKI, Kemensos dan UNHCR Bakal Rembukan Cari Solusi Para Pencari Suaka

Sejak beberapa hari lalu, mereka kedapatan kembali menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Pemprov DKI, Kemensos dan UNHCR Bakal Rembukan Cari Solusi Para Pencari Suaka
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) di Bella Tera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (18/9/2019). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta bakal kembali berdialog dengan Kementerian Sosial dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) guna tentukan nasib pencari suaka.

Sejak beberapa hari lalu, mereka kedapatan kembali menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca: Hakim Australia Ini Gagalkan 99 Persen Permohonan Suaka Yang Ditanganinya

"Akan ada pertemuan antara Kesbangpol dengan Kemensos, dan UNHCR. Intinya adalah mereka saat ini masih belum memiliki tempat," ucap Anies Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (18/8/2019).

Sebenarnya Kementerian Sosial sudah menyiapkan tempat sementara di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur.

Namun karena keterbatasan tempat, separuh dari mereka tidak kebagian.

Puluhan orang pencari suaka dari berbagai negara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019). Mereka yang melakukan aksi unjuk rasa bukan para pencari suaka yang sebelumnya sudah diungsikan ke gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka menuntut keadilan dan minta pulang ke negaranya. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Puluhan orang pencari suaka dari berbagai negara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019). Mereka yang melakukan aksi unjuk rasa bukan para pencari suaka yang sebelumnya sudah diungsikan ke gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka menuntut keadilan dan minta pulang ke negaranya. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

"Belum bisa dipindah ke Bambu Apus, karena keterbatasan tempat, siang ini akan dibicarakan. Dicarikan tempat sementara," ujar Anies Baswedan.

Menurut data yang ia paparkan, saat ini ada 81 orang pencari suaka menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih.

Dengan rincian, 74 orang asal Afghanistan dan 7 lainnya asal Sudan.

Baca: ‎Jusuf Kalla Minta Menteri Sosial Carikan Tempat Layak untuk Pencari Suaka di Kalideres

Mantan Mendikbud ini berharap pertemuan tiga pihak hari ini, bisa hasilkan kepastian tempat tinggal bagi para pencari suaka.

"Kita tak mengusir begitu saja, karena mereka pun tak punya tempat lain untuk tinggal. Tapi siang ini akan dibicarakan tiga pihak dari Kesbangpol DKI, Kementerian Sosial, dan UNHCR. Kalau perlu tempatnya kami siapkan sementara, sampai di Kementerian Sosial sudah ada tempat menampung mereka," pungkas Anies Baswedan.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas