Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Pembunuh Bayaran yang Disewa Pasangan Selingkuh untuk Bunuh Pengusaha Diburu Polisi

"DPO sudah kita identifikasi dan dalam pengejaran tim kami," kata Budhi usai rekonstruksi di Mapolsek Kelapa Gading

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dua Pembunuh Bayaran yang Disewa Pasangan Selingkuh untuk Bunuh Pengusaha Diburu Polisi
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di lokasi pengungsian korban kebakaran Kampung Bandan, Selasa (14/5/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah mengantongi identitas pembunuh bayaran yang disewa YL (40) dan selingkuhannya, BHS atau Bayu (33) untuk menghabisi nyawa VT, suami YL.

Keduanya ialah BK dan HER. BK juga diketahui merupakan teman lama Bayu.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/10/2019) sore.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/10/2019) sore. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

"DPO sudah kita identifikasi dan dalam pengejaran tim kami," kata Budhi usai rekonstruksi di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (3/10/2019).

Pada 13 September 2019 lalu, BK dan HER ditugaskan untuk menghabisi nyawa VT.

Skenarionya, Bayu dan BK berada di dalam satu mobil yang dikemudikan VT.

Baca: Ketua MPR RI Mengerucut ke Bambang Soesatyo, Hanya Fraksi Partai Gerindra yang Menolak

Agar VT tak curiga, Bayu berdalih bahwa BK adalah salah satu rekan kerjanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara HER membuntuti mobil tersebut menggunakan sepeda motor.

Ketika sampai di Jalan Boulevard Gading Raya depan North Jakarta Internasional School, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Bayu meminta VT menghentikan mobilnya dengan alasan mual dan ingin muntah.

Setelah Bayu keluar, eksekusi dilakukan oleh BK yang duduk di kursi belakang dengan menusuk VT sebanyak tiga kali di bagian lehernya.

Dari luar mobil, HER yang telah membuntuti sejak awal juga berusaha menusuk perut VT.

VT yang masih bisa bertahan akhirnya menginjak gas untuk kabur dari lokasi.

"Dia (BK) itu ketakutan, dia loncat ke luar mobil," jelas Kapolres.

VT berhasil melepaskan diri dan mengemudikan mobilnya menjauhi TKP.

"Korban mau ditusuk perutnya namun korban yang mengendarai kendaraannya langsung tancap gas. Korban langsung mengarah ke rumah sakit, mendapatkan perawatan, lalu laporan," kata Budhi.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas