Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak

Kokok Dirgantoro: Program Perempuan Menjadi Salah Satu Prioritas

"Alhamdulillah, hari ini sudah saya serahkan semua persyaratan untuk memenuhi kewajiban konvensi," ujar founder dan CEO Opal Communication itu.

Kokok Dirgantoro: Program Perempuan Menjadi Salah Satu Prioritas
Ist/Tribunnews.com
Kokok Herdhianto Dirgantoro (kiri) mengambil formulir pendaftaran konvensi Penjaringan Calon Walikota/Wakil Walikota Pilkada Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 di kantor DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tangsel, Kamis (3/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL  - Pada hari ini, Sabtu (12/10/2019), Kokok Herdhianto Dirgantoro menyerahkan semua formulir dan persyaratan yang dibutuhkan untuk memenuhi kewajiban sebagai peserta konvensi Calon Walikota (Cawalkot) Tangsel yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Alhamdulillah, hari ini sudah saya serahkan semua persyaratan untuk memenuhi kewajiban konvensi," ujar founder dan CEO Opal Communication itu.

Kokok menjelaskan bahwa ada beberapa butir program yang akan dikerjakan untuk Tangsel (Tangerang Selatan).

"Biarlah isinya hanya diketahui panitia konvensi. Yang bisa saya jelaskan sementara hanya 1 poin, program untuk perempuan. Antara lain mewujudkan daycare bersubsidi untuk keluarga dengan pendapatan rendah juga single parent terutama janda, cuti melahirkan 14 minggu sesuai konvensi ILO 183, dan women crisis center untuk bimbingan maupun pendampingan," kata pria yang memberikan cuti melahirkan 6 bulan di kantornya itu.

Baca: Ternyata ini Alasan Istri Dandim Kendari Tulis Status Nyinyir yang Bikin Suaminya Dicopot

Kokok mengapresiasi panitia konvensi PSI yang bekerja keras karena ada 29 peserta yang ikut.

Salah satu syarat yang cukup berat menurut Kokok adalah membuat tulisan mengenai Tangsel sebanyak 1000-2000 kata.

"Dengan sedemikian banyak kompleksitas permasalahan di Tangsel, lalu merangkumnya menjadi tulisan yang holistik dalam rentang 1000-2000 kata, menurut saya adalah kerja yang butuh fokus," jelasnya.

Kokok menegaskan siap berkompetisi dengan seluruh peserta konvensi serta mulai menata materi debat jika lolos kualifikasi.

"Saya siap ikuti semua tahapan dan akan tetap legowo jika ternyata kualifikasi saya tidak mencukupi," ujarnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas