Kadishub DKI Klaim Pengguna Sepeda Naik 500 Persen
Hal positif lainnya dari pembuatan jalur khusus ini, berdasarkan data milik Polda Metro Jaya terjadi penurunan angka kecelakaan sebesar 13 persen
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Johnson Simanjuntak
Diketahui dalam Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2020, Dishub DKI mengusulkan anggaran jalur sepeda sebesar Rp62 miliar.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan anggaran itu ditujukan untuk rencana pembangunan 500 km jalur sepeda hingga tahun 2022.
Sejak 2019, jalur sepeda sudah dibangun sepanjang 63 km. Pada 2020, Dishub DKI merencanakan pembangunan jalur sepeda sepanjang 137 km sehingga genap 200 km.
Pembangunan 63 km jalur sepeda pada 2019 kemarin dibagi dalam tiga fase. Fase pertama 25 km, kedua 23 km, dan ketiga 15 km.
Pada fase 1, disiapkan jarak sepanjang 25 kilometer mulai dari ruas Jalan Medan Merdeka Selatan - Jalan M.H Thamrin - Jalan Imam Bonjol - Jalan Pangeran Diponegoro - Jalan Proklamasi - Jalan Pramuka - Jalan Pemuda.
Baca: Mahfud MD: Pulau Khusus Observasi untuk Penyakit Menular Belum Final
Sementara fase 2 (23 km) mulai dari Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Sisingamangaraja - Jalan Panglima Polim - Jalan RS Fatmawati Raya.
Selanjutnya pada fase 3 (15 km) meliputi Jalan Tomang Raya - Jalan Cideng Timur - Jalan Kebon Sirih - Jalan Matraman Raya - Jalan Jatinegara Barat - Jalan Jatinegara Timur.
"Sebaiknya tahun depan dana itu dialihkan ke sektor yang betul-betul dibutuhkan rakyat dan efektif. Bukan untuk hal pencitraan," pungkas Gilbert.