Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Radiasi Nuklir

Petugas Gabungan Lakukan Dekontaminasi, Pemkot Tangsel Sebut Evakuasi Warga Belum Diperlukan

Petugas gabungan lakukan dekontaminasi paparan radioaktif di Tangsel, Pemkot Tangsel sebut belum diperlukannya kegiatan evakuasi terhadap warga

Petugas Gabungan Lakukan Dekontaminasi, Pemkot Tangsel Sebut Evakuasi Warga Belum Diperlukan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengambil sisa tanah yang mengandung zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (16/2/2020). Pengambilan tanah tersebut akan dibawa ke Batan untuk diidentifikasi guna mengetahui paparan radioaktif di daerah tersebut melebihi batas atau tidak. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Tim Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Badan Pengawas Teknologi Nuklir (Bapeten) terus melakukan dekontaminasi terhadap temuan paparan tinggi radiasi nuklir di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan.

Diberitakan sebelumnya, sumber yang merupakan limbah radioaktif jenis Cs 137 sudah berhasil diangkat.

Namun tanah dan pepohonan yang berada sikitar kawasan tersebut telah mengalami kontaminasi.

Sehingga tim gabungan ini harus melakukan kegiatan pembersihan unsur yang terkontaminasi tersebut.

Proses ini dilakukan, satu diantaranya mengangkut tanah yang tercemar radiasi zat radioaktif jenis Cs 137. 

Untuk keamanan warga proses dekontaminasi rencananya akan dilaksanakan selama 20 hari.

Hal ini disampaikan oleh Kabiro Hukum Humas dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara.

"Jadi saya ini mungkin clean up diikuti dengan 28 pekerja dan kami bagi menjadi empat," ujarnya, dilansir YouTube Kompas TV, Senin (17/2/2020).

w
 Kabiro Hukum Humas dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara (YouTube Kompas tv)

Masing-masing kelompok bekerja satu jam dan terdiri dari tujuh orang memasukkan tanah ke dalam drum.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan belum diperlukan evakuasi terkait adanya radioaktif di permukiman warga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas