Polisi Lakukan Test Urine Terhadap John Kei dan 29 Anak Buahnya, 2 Orang Dinyatakan Positif Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan bila penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap John Kei dan 29 anak buahnya.
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
![Polisi Lakukan Test Urine Terhadap John Kei dan 29 Anak Buahnya, 2 Orang Dinyatakan Positif Narkoba](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/lakukan-penyerangan-john-kei-dan-anak-buahnya-kembali-ditahan-aparat_20200622_224500.jpg)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan bila penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap John Kei dan 29 anak buahnya.
Diketahui John Kei dan anak buahnya ditangkap terkait kasus penyerangan dan penganiayaan, Minggu (21/6/2020).
Yusri mengatakan pihak kepolisian juga telah memeriksa urine terhadap seluruh kelompok John Kei.
Hasilnya untuk sementara ini, ada dua orang yang positif menggunakan narkoba.
"Semua kita cek urine dan sementara masih lanjut 30 orang ini, baru 2 orang dinyatakan positif narkoba," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Baca: Nus Kei Ingin Selesaikan Masalah Secara Damai Dengan John Kei, Polisi: Ini Pidana Murni
Namun demikian, ia tidak menjelaskan terkait narkoba jenis apa yang digunakan dua orang yang positif narkoba tersebut.
Sebaliknya, ia menuturkan masih menunggu seluruh hasil tes urine kelompok John Kei.
"Kita masih tunggu hasil urine lainnya," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan pihak kepolisian menambah jumlah orang yang ditahan terkait penembakan dan penganiayaan di Jakarta Barat dan Tangerang.
Setidaknya ada 5 orang lagi yang ditangkap oleh pihak kepolisian.
Nana mengatakan seluruhnya adalah kelompok dari John Kei.
Baca: Tetangga Beberkan Keseharian Istri John Kei, Dikenal Baik hingga Pernah Lakukan Hal Ini ke Anak RT
Dengan penangkapan ini, total ada 30 orang yang telah diamankan oleh kepolisian terkait penyerangan tersebut.
"Jadi saya ulangi tadi 25 orang. Dari hasil pengembangan, ada 5 orang lagi. Jadi sekarang ada 30 orang yang diduga pelaku yang melakukan penganiayaan dan pembunuhan dan pengrusakan," kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.