Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Prostitusi Anak di Bawah Umur di Koja Terbongkar, Muncikarinya Pasutri

Kapolsek Koja Kompol Cahyo mengatakan, ketiganya memasarkan para anak di bawah umur tersebut lewat aplikasi Michat.

Prostitusi Anak di Bawah Umur di Koja Terbongkar, Muncikarinya Pasutri
net
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat Polsek Koja meringkus tiga orang tersangka kasus perdagangan anak di bawah umur.

Ketiganya masing-masing bernama Dea Noviawanti, Kamsa Nurkolis, dan Suryadi, ditangkap lantaran memasarkan tujuh anak di bawah umur menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kapolsek Koja Kompol Cahyo mengatakan, ketiganya memasarkan para anak di bawah umur tersebut lewat aplikasi Michat.

"Mereka memperdagangkan anak-anak di bawah umur dengan menggunakan Michat. Untuk bertransaksi dan mencari pelanggan," kata Cahyo dalam konferensi pers di Mapolsek Koja, Jakarta Utara, Sabtu (27/6/2020).

Penangkapan terhadap ketiga tersangka dilakukan pada Sabtu (13/6/2020) lalu di sebuah tempat kos di wilayah Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Tempat kos itu dipakai untuk bertransaksi serta menampung para PSK di bawah umur tersebut.

"Ini sudah beberapa hari berlangsung, kita dari Polsek Koja mengungkap dengan adanya informasi dari masyarakat sekitar bahwa di daerah Semper dan sekitarnya ada praktek prostitusi di bawah umur," jelas Cahyo.

Adapun dari hasil pemeriksaan, diketahui Dea dan Kamsa merupakan pasangan suami istri.

Mereka sudah sekitar 6 bulan terakhir menjadi muncikari PSK di bawah umur bekerjasama dengan Suryadi.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 2 Undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juncto pasal 296 KUHP.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas