Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

11 WNA Nigeria yang Keroyok Polisi Ternyata Tak Memiliki Izin Tinggal di Indonesia

Terkait kasus pengeroyokan, pihaknya menyebut 3 dari 11 WNA tersebut terindikasi sebagai pelaku.

11 WNA Nigeria yang Keroyok Polisi Ternyata Tak Memiliki Izin Tinggal di Indonesia
istimewa/instagram Polres Metro Jakarta Barat
Warga Negara Asing (WNA) Nigeria ditangkap usai mengeroyok personel polri di Apartemen Green Park View Blok F, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (27/6/2020). Diduga terjadi kesalahpahaman antara polri dan kelompok WNA Nigeria tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan 11 Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria yang sempat terlibat pengeroyokan terhadap kepolisian ternyata tidak memiliki izin tinggal di Indonesia.

Menurut Yusri, seluruhnya saat ini masih ditahan oleh pihak imigrasi untuk didalami lebih lanjut.

"Ke-11 WNA Nigeria itu over stay disini, izin tinggalnya juga tidak ada dan memang harus didalami dari pihak imigrasi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Terkait kasus pengeroyokan, pihaknya menyebut 3 dari 11 WNA tersebut terindikasi sebagai pelaku.

Namun yang bersangkutan belum diproses oleh pihak kepolisian lantaran masih tersangkut masalah imigrasi.

"Sampai dengan saat ini yang bersangkutan ada tiga di identifikasi sebagai pelaku, hasil dari penyidikan. Tapi memang untuk ke-11 masih kita titipkan di imigrasi untuk dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat kembali menambah Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria yang ditangkap usai mengeroyok personel polisi di Apartemen Green Park View Blok F, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (27/6/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan total kepolisian telah mengamankan sebanyak 11 WNA asal Nigeria yang terlibat aksi pengeroyokan personel polisi dari Cyber Crime Polda Metro Jaya. 

"Awalnya diamankan sembilan orang warga negara Nigeria yang diamankan, semalam ada penambahan dua WNA jadi totalnya ada 11," kata Yusri kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).

Dia mengatakan seluruhnya telah diamankan ke Polda Metro Jaya. Sebaliknya, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk melakukan proses lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas