Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Duduk Perkara Aksi Bullying di Bekasi yang Viral: Pelaku Tak Terima Diejek di Media Sosial

Berangkat dari permasalahan itu, pelaku lalu mengajak seorang temannya berinisial S siswi kelas SMK untuk melabrak korban

Duduk Perkara Aksi Bullying di Bekasi yang Viral: Pelaku Tak Terima Diejek di Media Sosial
freepik.com
ilustrasi perundungan. Seorang siswa di Bekasi jadi korban perundungan. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Kasus bullying atau perundungan di SMK kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sempat viral di media sosial.

Kasus tersebut menimpa seorang siswi kelas 11 SMK berinisial DS yang dipaksa mencium kaki terduga pelaku perundungan.

Baca: Jokowi Curhat ke Mahfud MD Soal Kasus Novel Baswedan, Saya Loh yang Di-bully Sama Orang-orang

Apa motif di balik aksi perundungan tersebut?

Terduga pelaku bullying, NA, mengaku perbuatannya merundung korban yakni ejekan korban di media sosial.

Padahal, NA dan DS adalah teman sejak kecil.

"Teman sejak usia tiga tahun, tetanggaan hanya beda RT, temenan sudah lama, katanya permasalahannya si korban ngata-ngatain jadi si pelaku kesal," kata Komisoner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi Wulan Mayasari.

Berangkat dari permasalahan itu, pelaku lalu mengajak seorang temannya berinisial S siswi kelas SMK untuk melabrak korban.

"Karena pelaku merasa kesal sehingga mengajak temannya untuk melabrak, jadi kejadian yang seperti di video, itu yang tidak boleh dicontoh kejadian seperti ini," terangnya.

KPAD dalam memandang kasus perundungan ini mendesak orangtua agar memperketat pengawasan anak.

Apalagi di masa pandemi seperti ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas