Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemprov DKI Jakarta Sudah Raup Rp 2 M dari Denda Pelanggar Masker

Pemprov DKI Jakarta disebut telah meraup hingga Rp 2 miliar dari penertiban masyarakat yang tak mengenakan masker.

Pemprov DKI Jakarta Sudah Raup Rp 2 M dari Denda Pelanggar Masker
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
RAZIA MASKER - Petugas gabungan 3 pilar Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, melakukan razia masker di wilayah tersebut, Rabu (5/8/2020). Kegiatan untuk menekan angka kasus positif Covid-19, di ibukota ini menyasar hingga pasar Petamburan dan pemukiman warga setempat. Razia serupa dilakukan di depan stasiun Tanah Abang. Razia ini dilakukan serentak di 5 wilayah ibukota. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut telah meraup hingga Rp 2 miliar dari penertiban masyarakat yang tak mengenakan masker.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, Rabu (5/8/2020).

Jumlah tersebut didapatkan berdasarkan penindakan di lapangan oleh petugas dari Pemprov DKI Jakarta.

"Sampai saat ini denda ada dua uang sudah sampai Rp 2 miliar dari pelanggaran tadi,” ungkap Widya di Graha BNPB dilansir Kompas.com.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)

Baca: Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Tembus 700 Ribu di Dunia: Satu Orang Per 15 Detik

Menurut Widya, Pemprov DKI bertujuan untuk mendisiplinkan warga.

Selain denda uang, pihaknya juga memberlakukan denda sosial.

“Kita enggak kejar uang tapi bagaimana disiplinkan warga. Kedua denda sosial dengan bersihkan tempat pakai rompi pelanggaran PSBB," jelas Widya.

Widya menyebut, persepsi masyarakat masih menganggap bahwa Covid-19 bukan lagi ancaman.

Hal tersebut didasarkan Widya dari hasil survei yang bekerja sama dengan lembaga survei.

"Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak di luar kesehatan juga membuat semacam survei. Yang menarik adalah ternyata masih ada persepsi dari warga masyarakat yang belum memahami dengan benar bahwa Covid itu masih menjadi ancaman,” ungkapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas