Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Miliki Minuman Keras Mengandung Ganja, Ibu dan Anak Kompak Serang Polisi Ketika Hendak Ditangkap

Ibu dan anak kompak menyerang aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang mendatangi rumahnya

Miliki Minuman Keras Mengandung Ganja, Ibu dan Anak Kompak Serang Polisi Ketika Hendak Ditangkap
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus miras berisi kandungan ganja yang diamankan dari seorang ibu dan anak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ibu dan anak kompak menyerang aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang mendatangi rumahnya di Perumahan Serenia Hills, Blok V/82, Karang Tengah No 9, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020) malam.

Aparat kepolisian mendatangi rumah tersebut terkait kepemilikan minuman keras berisi kandungan ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, minuman tersebut dibeli pelaku dari Ceko.

Baca: 5 WNI Penyelundup 230 Kilogram Ganja ke Malaysia Terancam Hukuman Mati

Dari hasil pemeriksaan sementara, minuman bernama europhia cannabis itu sengaja di beli tersangka M (49) seharga 150 koruna atau Rp 99 ribu saat pergi ke luar negeri untuk oleh-oleh anaknya.

"Kalau dari keterangan yang bersangkutan, dia beli di luar negeri dan membawa ke Indonesia secara hand carry atau ditenteng," kata Ronaldo di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/8/2020).

Ronaldo menuturkan, kendati di negara lain minuman tersebut legal, aturan hukum di Indonesia melarangnya lantaran terbukti positif kandungan ganja.

Baca: 150 Kg Ganja Asal Aceh Ditemukan dalam Truk di Tol Merak

"Barang buktinya hasil lab forensik narkoba itu ganja. Memang mungkin di luar negeri legal atau sah. Tapi Undang-Undang yang berlaku di Indonesia terkait Narkotika UU Nomor 35 Tahun 2009 ganja itu masuk narkotika golongan I dan dilarang peredarannya di Indonesia," ujar Ronaldo.

Proses penangkapan ibu berinisial M dan anaknya IM (31) ini diwarnai aksi penyerangan dan penganiayaan polisi.

Saat dilokasi, anggota yang berusaha menciduk pelaku justru dilempar botol kaca dan dipukuli menggunakan tongkat baseball oleh orang yang belakangan diketahui anggota keluarga itu.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas