Tribun

PSBB di Jakarta

Jelang PSBB Ibu Kota, Mulai Besok 10 Kawasan Khusus Pesepeda Kembali Ditiadakan

“Seiring dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta, maka pelaksanaan KKP mulai tanggal 13 September 2020 ditiadakan,” kata Syafrin

Editor: Theresia Felisiani
Jelang PSBB Ibu Kota, Mulai Besok 10 Kawasan Khusus Pesepeda Kembali Ditiadakan
WARTA KOTA/ WARTA KOTA/NUR ICHSAN
AWAS SANKSI TILANG DI JALUR SEPEDA - Sejumlah pengendara sepeda melintas di jalur khusus sepeda di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, Minggu (9/8/2020). Ditlantas Polda Metro Jaya berencana akan memberikan sanksi tilang bagi pesepeda yang melintas di luar jalur sepeda. Pemberian sanksi ini tetkait diberlakukannya jalur sepeda sementara (pop up bike line), pesepeda yang melanggar aturan ini akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu atau sanksi kurungan 15 hari. Peraturan ini hanya berlaku di jalan yang sudah memiliki jalur sepeda. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sempat dibuka kembali, akhirnya Pemprov DKI Jakarta s meniadakan 10 kawasan khusus pesepeda (KKP) di lima wilayah kota Jakarta pada Minggu (13/9/2020) besok.

Langkah itu diambil untuk menghadapi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total seperti awal pandemi yang mulai berlaku pada Senin (14/9/2020) pekan depan. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, peniadaan 10 KKP untuk menindaklanjuti rem darurat yang dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan.

Gubernur akan mengembalikan situasi PSBB total karena wabah Covid-19 cenderung tinggi di Ibu Kota.

“Seiring dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta, maka pelaksanaan KKP mulai tanggal 13 September 2020 ditiadakan,” kata Syafrin berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (12/9/2020).

“Diimbau bagi warga yang ingin berolahraga agar tetap menjaga kebugaran, untuk dapat berolahraga di rumah masing-masing,” tambahnya.

Baca: 32 Kawasan Khusus Pesepeda di 5 Wilayah Ditiadakan, Warga Jakarta Bisa Berolahraga di RTH

Syafrin kembali menegaskan, hal yang tidak boleh disepelekan masyarakat adalah menghindari kerumunan yang dapat menjadi sumber penularan.

Tetap berada di rumah masih menjadi pilihan terbaik untuk saat ini demi menghindari penularan.

“Hindari berkumpul/ kongkow-kongkow yang menimbulkan kerumunan, lalu tetap laksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ingat dan laksanakan 3M bila keluar rumah, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” jelas Syafrin.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali mengadakan kawasan khusus pesepeda (KKP) mulai Minggu (30/8/2020) pagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas