Tribun

Cegah Penggunaan Formalin pada Makanan, Anggota DPR Sidak Pabrik Tahu

Anggota Komisi VI DPR Elly berharap para perajin tidak lagi menggunakan formalin karena zat tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Editor: Theresia Felisiani
Cegah Penggunaan Formalin pada Makanan, Anggota DPR Sidak Pabrik Tahu
Tribunnews.com/Willy Widianto
Sidak Anggota DPR dan Dinas UMKM Bogor di pabrik tahu, Selasa(20/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna mencegah adanya penggunaan zat formalin pada makanan, Anggota Komisi VI DPR Elly Rachmad Yasin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik tahu yang ada di Kradenan, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

"Kunjungan saya ke perajin tahu hari ini untuk melihat proses pembuatan tahu non formalin,atau yang disebut tahu sehat. Tahu biasa kita konsumsi hampir setiap hari dan kita ingin tahu yang kita konsumsi ini harus bebas dari formalin,agar tidak menyebabkan penyakit di kemudian hari, "kata Elly, Selasa(20/10/2020).

Baca juga: 5 Jajanan Serba Tahu di Bogor yang Wajib Dicoba Para Pecinta Pedas

Dalam sidak tersebut Elly didampingi Kepala Dinas UMKM Kabupaten Bogor, Kadis DMPSTP, camat dan lurah setempat.

Elly berharap dalam kunjungannya tersebut para perajin tahu bisa bersinergi dengan Dinas UMKM agar mengembangkan ekonomi daerahnya masing-masing.

Ia pun berharap para perajin tidak lagi menggunakan formalin karena zat tersebut berbahaya bagi kesehatan.

"Buat para perajin tahu yang masih memakai formalin, karena formalin itu tidak baik buat tubuh konsumen yang memakan tahu," ujar Elly.

Ditreskrimsus Polda Sumsel menggerebek pabrik pembuatan tahu yang dicampur formalin di Jalan Setunggal Lorong Sekolah 1 Kelurahan 8 Ilir IT III Palembang, Jumat (13/4/2018). TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Ditreskrimsus Polda Sumsel menggerebek pabrik pembuatan tahu yang dicampur formalin di Jalan Setunggal Lorong Sekolah 1 Kelurahan 8 Ilir IT III Palembang, Jumat (13/4/2018). TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH (Tribun Sumsel/M Ardiansyah)

Dalam kunjungannya tersebut Elly dan rombongan memang tidak menemukan adanya tahu yang menggunakan formalin.

Para perajin tahu yang diwakil oleh Ketua Sedulur Perajin Tahu Indonesia(SPTI) , Wasis berharap pihaknya bisa dibantu melakukan komunikasi dengan BPOM RI demi pengetahuan soal formalin.

"Sangat besar juga harapan kami sebagai perajin tahu agar bisa membantu kami untuk berkomunikasi dengan BPOM sekaligus bisa membantu kami di masalah perizinan dan masalah di lapangan," ujar Wasis. (Willy Widianto)

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas