Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Ini Alasan Pemkab Bogor Belum Jatuhkan Sanksi untuk Rizieq Shihab Atas Kerumunan di Megamendung

Bupati Kab Bogor Ade Yasin masih sakit, Sekda diperiksa Polda Jabar, Pemkab Bogor belum putuskan sanksi bagi Rizieq Shihab atas kerumunan Megamendung.

Ini Alasan Pemkab Bogor Belum Jatuhkan Sanksi untuk Rizieq Shihab Atas Kerumunan di Megamendung
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat ditemui TribunnewsBogor.com di depan Gedung DPRD Kab Bogor, Cibinong, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat sorotan publik terkait kerumunan yang terjadi dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Megamendung pada Jumat (13/11/2020).

Kerumunan yang terjadi saat penyambutan Habib Rizieq Shihab itu disinyalir tidak mematuhi protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.

Banyak pihak mengkhawatirkan kerumunan itu rentan penularan Covid-19. 

Baca juga: Acara Rizieq di Megamendung: Warga di 2 Desa Ditracing, 1000 Alat Rapid dan Swab Test Disediakan

Baca juga: Usai Acara Rizieq, Warga 2 Desa di Megamendung Jalani Rapid Test, 5 Orang Reaktif Covid-19

Hari Jumat (20/11/2020) ini, Pemkab Bogor diperiksa oleh Polda Jawa Barat untuk mengklarifikasi acara ini.

“Ada 10 orang yang dipanggil untuk diperiksa, mulai dari Sekretaris Daerah Burhanudin, Kasat Pol PP, Camat Megamendung, Kepala Desa hingga Ketua RT/RW,” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, usai pelaksanaan evaluasi PSBB pra AKB di Kantor Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (20/11/2020).

Menurut dia, Pemkab Bogor belum bisa memberikan sanksi terkait acara kerumunan di Megamendung ini karena menunggu hasil evaluasi.

“Kami belum evaluasi karena bupati masih sakit. Pak Sekda juga sedang dipanggil hari ini,” ujarnya.

“Kita tunggu pemeriksaan hari ini terkait kegiatan hari Jumat lalu. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan kajian untuk menentukan apakah ada pelanggaran,” imbuhnya.

Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Kabupaten Bogor didatangi sang imam besar, Habib Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Kabupaten Bogor didatangi sang imam besar, Habib Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy) ((TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy))

Untuk mengantisipasi adanya penularan virus Corona dalam acara ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melakukan rapid dan swab test bagi warga di Kecamatan Megamendung.

“Kami siapkan 1.000 paket alat rapid dan swab test,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas