Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Natal dan Tahun Baru 2021

Jumlah Pemudik Turun Drastis, Tak Ada Lonjakan Volume Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Sebanyak 1.170 pemudik tercatat berangkat dari Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur hingga Kamis (24/12/2020).

Jumlah Pemudik Turun Drastis, Tak Ada Lonjakan Volume Penumpang di Terminal Kampung Rambutan
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana aktivitas penumpang saat berada di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (12/11/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menganggarkan Rp 170 miliar untuk merevitalisasi terminal bus Kampung Rambutan yang telah diajukan pada Desember 2019. Berdasarkan keterangan Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Made Joni mengatakan pembangunan revitalisasi batal tahun ini akibat wabah pandemi Covid-19 di Indonesia. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 1.170 pemudik tercatat berangkat dari Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur hingga Kamis (24/12/2020).

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Made Jony menuturkan jumlah tersebut adalah kumulasi dari pemudik yang berangkat sejak Rabu (23/12) malam.

Ribuan pemudik itu diangkut menggunakan 198 armada bus ke sejumlah tujuan mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Pulau Sumatera.

Kata Jony, jika angka tersebut dibandingkan dengan periode serupa pada tahun sebelumnya, volume pemudik terbilang sedikit.

Baca juga: Panglima TNI Siapkan Hercules C-130 untuk Mudik Natal Warga Papua

Baca juga: Pemkot Solo Batal Periksa dan Karantina Pemudik, Wali Kota Solo FX Rudy Beri Alasan Ini

"Volume penumpang terbilang sangat sedikit. Tak ada lonjakan seperti tahun sebelumnya," kata Jony kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Jony menyebut ada 6 - 7 ribu penumpang yang berangkat setiap harinya.

Kondisi pandemi Covid-19 disebut jadi salah satu faktor penurunan tersebut. Masyarakat lebih banyak yang memilih tetap di rumah ketimbang mudik.

"Kondisi saat ini sedang masa pandemi Covid-19, jadi banyak warga yang memilih tidak mudik," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas