Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Anies Baswedan Pilih Urus Covid-19 Dibanding Tanggapi Wacana Pilkada DKI 2022 Digeser ke 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan tanggapi Pilkada DKI Jakarta 2022 yang akan digeser ke tahun 2024, dia lebih mengutamakan masalah Covid-19.

Anies Baswedan Pilih Urus Covid-19 Dibanding Tanggapi Wacana Pilkada DKI 2022 Digeser ke 2024
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menanggapi Pilkada DKI Jakarta 2022 yang akan digeser ke tahun 2024.

Dia lebih memilih mengurus masalah Covid-19 ketimbang Pilkada.

“Nggak, sekarang kita urusin Covid-19 dulu,” singkat Anies usai kegiatan peluncuran Logo Jakarta Bermasker di Polda Metro Jaya pada Rabu (3/2/2021) siang.

Baca juga: Tekan Angka Penularan Covid-19 di Ibu Kota, Gerakan Jakarta Bermasker Diluncurkan

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, saat ini DPR RI sedang menggodok draf revisi UU Pemilu.

Dalam draf itu, ajang Pilkada tidak digelar serentak pada 2024 mendatang, tapi dinormalkan sesuai masa periode lima tahun misalnya tahun 2022 dan 2023.

Termasuk ajang Pilkada DKI Jakarta kemungkinan dapat digelar pada tahun 2022 mendatang.

“Namun demikian menurut UU yang ada sekarang itu belum direvisi. Kami Pemprov DKI Jakarta mengikuti peraturan UU yang menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujar Ahmad Riza Patria.

Baca juga: Usulan dari Dinkes DKI, Tempat Isolasi Khusus Bagi Wanita Hamil Positif Covid-19 Masih Dikaji 

Meski demikian, Ahmad Riza Patria mempersilakan pihak yang ingin merevisi payung hukum itu agar Pilkada digelar pada 2022 mendatang.

Adapun pembahasan UU, kata dia, merupakan kewenangan pemerintah pusat dengan legislator RI.

“Kami serahkan kebijakan itu yang disusun dan diputuskan pemerintah pusat dan DPR RI, apakah tetap seperti UU sekarang Pilkada serentak dilakukan 2024 atau tidak,” ungkanya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas