Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aktivis KAMI Ditangkap

Jawab Eksepsi Jumhur Hidayat, Jaksa Nyatakan Proses Penyidikan Sesuai Aturan Hukum

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang perkara penyebaran berita bohong dan membuat keonaran, dengan terdakwa

Jawab Eksepsi Jumhur Hidayat, Jaksa Nyatakan Proses Penyidikan Sesuai Aturan Hukum
tribunnews.com, Danang Triatmojo
sidang Jumhur Hidayat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang perkara penyebaran berita bohong dan membuat keonaran, dengan terdakwa pimpinan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat

Sidang digelar pada Kamis (4/2/2021), dengan agenda penyampaian jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi atau nota keberatan kubu Jumhur Hidayat.

Jaksa menjawab tudingan kubu Jumhur Hidayat yang menitikberatkan pada persoalan surat dakwaan yang tidak sah, penangkapan serta penahanan terhadap Jumhur cacat formil, dan dakwaan JPU dinilai tidak cermat.

Dalam jawabannya, jaksa menjelaskan bahwa penangkapan dan penahanan Jumhur Hidayat telah melewati penyidikan yang sesuai dengan ketentuan hukum. Proses pemeriksaan dan penahanan pun juga dinilai sesuai Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Bahkan selama proses tersebut, baik Jumhur maupun tim hukumnya tidak merasa keberatan.

"Selama penyidik ​​melakukan kewenangannya tersebut tidak keberatan baik dari terdakwa maupun Penasehat Hukumnya," ucap jaksa membacakan surat jawaban.

Baca juga: Tim Hukum Jumhur Hidayat Ajukan Penangguhan Penahanan

Jaksa juga menolak dalil eksepsi Jumhur terkait dakwaan yang dianggap tidak cermat, jelas dan lengkap. 

Jaksa menegaskan bahwa surat dakwaan yang mereka susun sudah berdasarkan hasil oenyidikan yang sah. 

Atas uraian tersebut, jaksa meminta majelis hakim tidak menerima keberatan dari kubu Termohon.

"Dan kami mohon Majelis Hakim untuk tidak menerima dan mengesampingkannya," ucap jaksa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas