Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Muncul Nama-nama Calon Gubernur DKI: Anies, Risma, AHY hingga Raffi Ahmad

Jika DPR menyetujui revisi UU Pemilu maka Pilkada serentak bisa dilaksanakan tahun 2022 dan Pemilu Nasional 2024.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Muncul Nama-nama Calon Gubernur DKI: Anies, Risma, AHY hingga Raffi Ahmad
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pilgub DKI Jakarta berpeluang diadakan pada tahun depan 2022 atau 2024.

Jika DPR menyetujui revisi UU Pemilu maka Pilkada serentak bisa dilaksanakan tahun 2022 dan Pemilu Nasional 2024.

Pilkada DKI Jakarta selalu menyedot perhatian publik.

Sejumlah nama-nama pun mulai bermunculan dijagokan untuk memimpin provinsi DKI Jakarta ibu kota negara RI.

Berikut rangkuman Tribunnews.com, Minggu (14/2/2021) yang dilansir dari berbagai sumber:

1. Anies Baswedan

Nama Anies Baswedan disebut-sebut bakal mencalonkan lagi sebagai gubernur DKI jika Pilkada diadakan tahun depan 2022.

Baca juga: Alasan PKB Pertimbangkan Nama Raffi Ahmad di Pilgub DKI

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai incumbent Anies memiliki kans kuat kembali jadi gubernur Jakarta.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menilai Anies bertemu Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Kata Ujang, pertemuan ini sebagai upaya Anies melobi Gerindra untuk mendukung dirinya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI mendatang.

Terlebih, Gerindra menjadi salah satu partai yang mendukung Pilkada DKI digelar pada 2024 mendatang.

"Kemarin saya melihat Anies bertemu Prabowo, bisa saja untuk melobi hal itu. Bisa jadi melobi agar bisa merevisi agar Pilkada dilaksanakan di 2022 untuk DKI dan 2024 untuk yang lain," ucapnya, Sabtu (6/2/2021) dikutip dari Tribun Jakarta.

"Faktanya memperlihatkan Gerindra secara kepartaian, khususnya Prabowo sebagai bagian dari koalisi (pemerintah pusat) mendukung (Pilkada DKI) tetap di 2024," ujarnya saat dikonfirmasi.

Hal ini pun dinilai Ujang sebagai pertanda partai berlambang burung garuda itu tak bakal mengusung Anies dalam Pilkada DKI selanjutnya.

"Kalau Gerindra mendukung Anies seharusnya Gerindra ngotot direvisi UU itu sehingga Pilkada di 2022," tuturnya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas