Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

ANRI Buka Layanan Gratis Restorasi Dokumen Bagi Warga Jakarta Terdampak Banjir, Simak Ketentuannya

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka layanan pengurusan dan perbaikan dokumen bagi korban banjir maupun bencana alam lainnya secara gratis

ANRI Buka Layanan Gratis Restorasi Dokumen Bagi Warga Jakarta Terdampak Banjir, Simak Ketentuannya
Istimewa
Ilustrasi Akte kelahiran. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka layanan pengurusan dan perbaikan dokumen bagi korban banjir maupun bencana alam lainnya secara gratis. 

TRIBUNNEWS.COM - Bencana banjir tidak hanya merusak pemukiman tapi juga barang-barang dan dokumen berharga milik warga.

Diperkirakan banyak warga khususnya di DKI Jakarta, dokumen pribadinya rusak karena terendam banjir.

Kerusakan dokumen tersebut diakibatkan karena basah terendam banjir.

Baca juga: Bank Indonesia Raih Akreditasi A dari ANRI dalam Pengelolaan Arsip

Namun tak perlu khawatir, karena Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka layanan pengurusan dan perbaikan dokumen bagi korban banjir maupun bencana alam lainnya.

Layanan restorasi tersebut bisa untuk memperbaiki dokumen pribadi dan dokumen kependudukan.

Hasil restorasinya pun bisa ditunggu selama beberapa jam dan gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Baca juga: Penuhi Amanah UU Kearsipan, Bank Indonesia Serahkan Arsip Statis ke Arsip Nasional RI

Arsiparis ANRI, Agung Gede
Arsiparis ANRI, Agung Gede

Dikutip dari tayangan Live Program Kompas Siang, Kompas TV pada Selasa (23/2/2021), Arsiparis ANRI, Agung Gede mengatakan, untuk saat ini memang masih belum banyak masyarakat yang datang ke ANRI.

"Untuk saat ini memang masih belum banyak masyarakat yang datang ke kami, ANRI. Namun berapapun satu dua orang yang datang tetap kita layani sampai tuntas," kata Agung.

Dalam kondisi normal, memang setiap keluarga maksimal 10 lembar.

Baca juga: BPIP Gandeng ANRI: Pembumian Nilai Pancasila Lewat Arsip Nasional

Namun dalam kondisi bencana seperti sekarang ini, setiap keluarga atau masyarakat yang datang ke ANRI berapapun dokumen yang mereka bawa akan tetap ANRI layani.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas