Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemprov DKI Jakarta Mutakhirkan Data Penerima Bansos Tunai

Untuk pencairan Tahap 3 akan dilakukan di akhir bulan Maret setelah penyelesaian transfer dana Tahap 2.

Pemprov DKI Jakarta Mutakhirkan Data Penerima Bansos Tunai
Tribunnews/Jeprima
Warga mengantre saat akan mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMPN 3, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021). Pencairan Bantuan Sosial Tunai di Provinsi DKI Jakarta dilakukan secara bertahap pada Januari-April 2021. Pencairan bansos di Jakarta yang dilakukan Bank DKI bersama Dinsos DKI Jakarta dibatasi hanya untuk 500 orang penerima per titik per hari demi menghindari penyebaran pandemi Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan pemutakhiran data untuk memastikan proses pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) berjalan lancar dan tepat sasaran.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya perubahan data yang disesuaikan kembali dengan kategori penerima BST, seperti adanya penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah dari ibu kota, perubahan status perkawinan, mampu atau tidak mampu secara ekonomi, penerima PKH/BPNT, dan memiliki penghasilan tetap.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, menerangkan pemutakhiran data tersebut dilakukan berdasarkan usulan penghapusan dan pengusulan baru dari Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) melalui Forum Musyawarah Kelurahan yang dilaksanakan pada bulan Februari lalu.

"Untuk BST Tahap 2 ini dana akan ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat pada minggu kedua bulan Maret 2021 secara serentak. Kecuali, untuk usulan baru yang membutuhkan proses cetak buku dan kartu ATM Bansos," kata Premi dalam keterangan yang diterima, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: LOGIN dtks.kemensos.go.id Cek Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu, Warga Jakarta Terima Pekan Depan

Baca juga: KPK Panggil Direktur PT Galasari AgroNiaga Sejahtera Terkait Kasus Bansos Covid-19

Premi menambahkan untuk pencairan Tahap 3 akan dilakukan di akhir bulan Maret setelah penyelesaian transfer dana Tahap 2.

"Insya Allah tidak bergeser waktunya," ujarnya.

Premi menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi penilaian bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak dapat melanjutkan BST Covid-19 tahun 2021.

Di antaranya seperti menyalahgunakan kartu BST, diperjual-belikan, disalahgunakan. Kemudian terdapat perubahan hasil musyawarah kelurahan dan verifikasi lapangan oleh petugas wilayah.

"Duplikasi dengan penerima bantuan sosial PKH dan BPNT. Lalu, penerima yang sudah pindah/meninggal/tidak lagi masuk ke dalam DTKS," ujar Premi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas