Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Prostitusi Anak di Tangerang

Polda Metro Jaya menggerebek sebuah hotel bintang dua milik aktris Cynthiara Alona di Tangerang, Banten.

Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Prostitusi Anak di Tangerang
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada minggu lalu, Polda Metro Jaya menggerebek sebuah hotel bintang dua milik aktris Cynthiara Alona di Tangerang, Banten.

Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata hotel tersebut merupakan sarang dari prostitusi online terhadap anak.

Pada saat penggerebekan berlangsung, polisi menemukan kamar hotel yang terisi anak-anak di bawah umur yang merupakan korban dari eksploitasi seksual.

Berkaitan dengan penemuan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni mengaku geram dengan masih banyaknya praktik prostitusi online yang melibatkan anak dibawah umur.

"Kasus ini sangat memprihatinkan dan mengetuk nurani kita semua, karena kejahatan seksual terhadap anak tidak hanya merusak masa depan mereka, tapi juga meninggalkan trauma yang luar biasa," kata Sahroni melalui keterangannya, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Buntut Prostitusi Online, Satpol PP dan Disbudpar Panggil Managemen Hotel Alona 

Karenanya, Sahroni juga meminta pada kepolisian serta kementerian terkait untuk tidak hanya memastikan hukuman maksimal bagi para pelaku.

Namun juga memberikan rehabilitasi dan konseling bagi para korban.

“Saat mengalami kekerasan seksual, tentunya anak-anak akan mengalami trauma, apalagi mereka masih kecil. Karenanya dalam hal ini, saya mendorong polisi agar segera menindak tegas para pihak terkait, dan pada saat yang bersamaan, rehabilitasi maupun konseling terhadap para korban juga perlu diberikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sahroni juga meminta agar penyidikan oleh polisi tidak sampai di sini, tapi juga perlu pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap lebih banyak lagi jaringan prostitusi online tersebut.

“Saya yakin sampai saat ini masih banyak kasus prostitusi pada anak yang belum terungkap. Karenanya, saya dorong kepolisian untuk menyidik lebih lanjut lagi terkait jaringan ini agar tercabut sampai ke akar-akarnya,” pungkas Sahroni.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas