Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kebakaran Hebat Lalap 389 Kios Daging dan Sembako di PD Pasar Minggu

Bangunan yang terdiri dari empat lantai ini secara keseluruhan hangus terbakar, akibatnya terdapat 389 kios luluh lantah dilahap si jago merah.

Kebakaran Hebat Lalap 389 Kios Daging dan Sembako di PD Pasar Minggu
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Kondisi terkini pasca kebakaran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021) 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran hebat melalap gedung kios sembako dan daging di Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021) malam.

Bangunan yang terdiri dari empat lantai ini secara keseluruhan hangus terbakar, akibatnya terdapat 389 kios luluh lantah dilahap sijago merah.

Plt Walikota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, sebanyak 35 unit pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang cepat merambat ke lantai atas.

"389 tempat usaha (terbakar) sekitar 18.35 WIB kejadiannya, baru pendinginan 21.45 WIB, dikerahkan 35 unit damkar dengan 150 personil," tutur Isnawa kepada awak media di PD Pasar Jaya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Petugas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Dalam Kebakaran di Pasar Inpres Jakarta Selatan

Baca juga: Kebakaran Pasar Minggu: 26 Unit Pemadam dan 116 Personel Damkar Dikerahkan

Lanjut Isnawa mengatakan, tidak ada korban jiwa atas insiden ini, namun kebakaran yang terjadi sekitar 4 jam ini membuat seluruh pedagang terdampak kerugian.

Kendati demikian kata dia, hingga kini pihak pasar masih melakukan pendataan ulang terkait total kerugian yang dialami para pedagang.

"Tentunya ada pedagang terdampak, manajemen sedang melakukan pendataan ulang, tidak ada korban jiwa," katanya menambahkan.

Kata Isnawa, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi pada Senin malam tersebut.

"Penyebabnya masih ditangani kepolisian," tukasnya.

Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas