Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2021

Soal SOTR Saat Ramadan, Polisi: Kalau Satu Mobil Bawa Makanan, Terus Bagi-bagi Silakan Saja

Polda Metro Jaya menegaskan adanya pengecualian untuk kegiatan berbagi makanan saat sahur atau biasa dikenal sahur on the road (SOTR).

Soal SOTR Saat Ramadan, Polisi: Kalau Satu Mobil Bawa Makanan, Terus Bagi-bagi Silakan Saja
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menegaskan adanya pengecualian untuk kegiatan berbagi makanan saat sahur atau biasa dikenal sahur on the road (SOTR) selama Ramadan 1442 H.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pelarangan yang dilakukan pihaknya untuk kegiatan SOTR ini jika kegiatan tersebut berpotensi memicu kerumunan.

"Saya tegaskan yang dilarang ini kelompok orang kalau pakai mobilnya atau motornya rame-rame sifatnya ada kerumunan ini yang tidak boleh," kata Yusri kepada awak media, Kamis (15/4/2021).

Lanjut Yusri, jika niatnya memang untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut tak perlu menggunakan banyak kendaraan.

Baca juga: Antisipasi SOTR, Polisi Akan Sekat Jalan dari Bundaran Senayan hingga Kawasan Harmoni

Dengan begitu kata dia, kegiatan SOTR masih diperbolehkan asal orang yang bergerak membagikan makanan tidak dalam jumlah banyak.

"Tapi Kalau satu mobil bawa makanan bagi-bagi silahkan saja. Itu kan memang budaya kita berbagi di bulan ramadan ini berbagi kasih, kalau sifatnya kerumunan itu yang dilarang," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah resmi melarang adanya kegiatan Sahur on The Road (SOTR) saat bulan Ramadan tahun ini, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda Ibu Kota.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Instruksikan Jajarannya Cegah Kegiatan SOTR Saat Ramadan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya tidak akan segan menerapkan penindakan hukum jika nantinya masih ditemukan kelompok masyarakat yang melakukan hal tersebut.

Hal tersebut dilakukan, jika imbauan dari pihak kepolisian tidak direspon dengan baik oleh kelompok masyarakat yang ditemukan sedang konvoi menggelar SOTR.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas