Tribun

Asal Usul Hoaks Babi Ngepet di Depok Terungkap, Babi Dibeli Online, Motif Pelaku Ingin Terkenal

Adam Ibrahim diamankan aparat Polres Metro Depok karena melakukan penyebaran berita hoaks atau bohong terkait babi ngepet.

Editor: Adi Suhendi
Asal Usul Hoaks Babi Ngepet di Depok Terungkap, Babi Dibeli Online, Motif Pelaku Ingin Terkenal
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Adam Ibrahim ketika memberikan keterangan di Polres Metro Depok, Kamis (29/4/2021). Adam adalah sosok yang membuat cerita bohong mengenai babi ngepet 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Adam Ibrahim diamankan aparat Polres Metro Depok karena melakukan penyebaran berita hoaks atau bohong terkait babi ngepet yang membuat heboh warga Depok.

Penangkapan terhadap Adam Ibrahim dilakukan lantaran berita hoaks tersebut membuat kegaduhan baik di media sosial maupun di lingkungan tempat lokasi babi ngepet tersebut ditangkap yakni di Kampung Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imrand Edwin Siregar mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan tujuh orang warga seputar kejadian tersebut.

Hasilnya, petugas mengamankan Adam Ibrahim yang dikenal sebagai ustaz dilingkungan sekitar Kampung Bedahan.

Baca juga: Pengakuan dan Permohonan Maaf Adam, Dalang Babi Ngepet di Sawangan Depok

"Kami melakukan penyidikan dan memeriksa saksi-saksi lainnya. Hasilnya kami melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka berinisial AI," papar Imran kepada wartawan di Mapolrestro Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis (29/4/2021).

Dari keterangan saksi, didapati bahwa kabar hoaks tersebut berawal dari cerita seorang warga yakni Adi Firmanto kepada Adam Ibrahim yang mengaku kehilangan uang senilai Rp 1 juta sebanyak dua kali.

Atas aduan Adi, Adam Ibrahim kemudian memaparkan kehilangan uang yang dialami Adi bisa dikarenakan adanya tuyul atau babi ngepet.

Baca juga: Sosok Ustaz Adam Ibrahim, Diamankan Polisi Karena Rekayasa Cerita Kemunculan Babi Ngepet di Depok

"Kemudian tersangka melakukan pembelian seekor babi melalui online dari komunitas kucing Depok senilai Rp 900 ribu dengan ongkos kirim Rp 200 ribu. Uangnya didapat dari saudara AF," tutur Imran.

Pada 27 April 2021 sekitar pukul 00.00, telah dilakukan penangkapan seekor babi namun, kata Imran, para saksi tidak ada yang mengetahui dan melihat secara langsung terkait peristiwa berubahnya seorang manusia menjadi seekor babi.

"Cerita itu hanya didapat dari saudara AI kepada para saksi. Pada saat penangkapan, saksi hanya melibat seekor babi yang berada di sekitar kandang yang ternyata telah disiapkan oleh AI di sebelah rumahnya,"

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas