Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Peredaran Narkoba

Polisi Ungkap Kasus 310 Kg Sabu, Komisi III DPR: Jangan Sampai Pandemi Dimanfaatkan Bandar Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, mengapresiasi jajaran aparat Polres Jakarta Pusat berhasil membongkar kasus Narkotika.

Polisi Ungkap Kasus 310 Kg Sabu, Komisi III DPR: Jangan Sampai Pandemi Dimanfaatkan Bandar Narkoba
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayatu
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan barang bukti narkoba seberat 310 kilogram, Selasa (11/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, mengapresiasi jajaran aparat Polres Jakarta Pusat berhasil membongkar dan menangkap pelaku pengedar narkotika jenis sabu sebanyak 310 kilogram di wilayah Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

"Saya apresiasi, semoga Polri dapat mengungkap pintu masuk barang haram tersebut dan membongkar lebih banyak peredaran narkoba yang membahayakan dan menyasar generasi muda bangsa indonesia," kata Andi Rio kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).

Politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan peredaran narkoba di tengah pandemi Covid-19 meningkat sangat tajam.

Baca juga: Wanita Ini Terpaksa Rayakan Lebaran di Penjara, Terciduk Simpan Timah Rokok Isi Narkoba

Karena itu aparat kepolisian dapat terus melakukan deteksi dini dan menangkap para bandar sampai ke akar-akarnya.

"Jangan sampai momentum Idul Fitri dan pandemi dimanfaatkan para bandar dan pengedar narkoba untuk mendistribusikan barang tersebut," ujarnya.

Baca juga: Nasib Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya Setelah 5 Oknum Anak Buahnya Digerebek Pesta Narkoba

Lebih lanjut, Andi Rio mengingatkan agar aparat kepolisian tidak terkecoh oleh para bandar narkoba yang semakin pintar memasukan barang narkoba ke Indonesia dengan modus yang sangat beragam akhir akhir ini.

Aparat kepolisian harus lebih jeli dan sigap dalam menangkap peredaran narkoba di indonesia.

"Modus saat ini beragam, mulai dimasukan ke suatu cairan, dibungkus dengan makanan, minuman dan lain sebagainya," ucapnya.

Andi Rio berharap, kepolisian dapat terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba yang dapat menyasar ke segala usia dan merusak generasi bangsa.

"Mari jaga lingkungan rumah dan keluarga dari narkoba, jangan sampai ada di lingkungan kita yang menjadi bandar dan pengedar narkoba," katanya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas