Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Idul Fitri 2021

Salat Idulfitri, Ribuan Warga Mulai Berdatangan ke Masjid Nurul Mustofa Center di Depok

Warga mulai berdatangan untuk Salat Idulfitri berjamaah di Masjid Nurul Mustofa Center, di Cilodong, Depok, Jawa Barat dengan protokol kesehatan ketat

Salat Idulfitri, Ribuan Warga Mulai Berdatangan ke Masjid Nurul Mustofa Center di Depok
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Kamis (13/5/2021) pagi, lantunan takbir masih terdengar di sekitaran Masjid Nurul Mustofa Center, di Cilodong, Depok, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kamis (13/5/2021) pagi, lantunan takbir masih terdengar di sekitaran Masjid Nurul Mustofa Center, di Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Pantauan Tribunnews, mulai pukul 05.30 WIB, warga mulai berdatangan ke Masjid megah berkubah warna emas tersebut.

Jamaah yang hadir terlihat mengenakan baju putih koko serta peci.

Mereka menggendarai sepeda motor hingga mobil untuk tiba di Masjid.

Baca juga: Masjid Ramlie Musofa di Jakut Tetap Gelar Salat Id Besok, Jemaah Diminta Bawa Sajadah Sendiri

Warga tampak antusias melaksanakan ibadah Salat Idulfitri di Masjid tersebut.

Petugas dari remaja Masjid terlihat turun untuk mengatur parkir serta mengingatkan warga yang tiba tetap rapih dalam mengatur kendaraannya.

Sejumlah petugas Masjid juga terus mengingatkan warga yang hadir tetap mengenakan masker saat masuk ke area Masjid.

Menurut rencana, Salat Idulfitri di Masjid Nurul Mustofa Center, di Cilodong, Depok ini akan di mulai pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Panduan Sholat Idul Fitri 2021 dari Kemenag, Salat di Masjid Hanya untuk Zona Hijau dan Kuning

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengizinkan diselenggarakannya salat Idulfitri di masjid, namun dengan protokol kesehatan ketat.

"Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak antar jamaah 1,5 meter dan membatasi jumlah jemaah paling banyak 30 persen dari kapasitas ruangan yang ada," tulis Idris dalam Surat Edaran Nomor 451/203-Huk tentang Penyelenggaraan Kegiatan Itikaf, Salat Idulfitri, dan Perayaan Idulfitri 1442 H Selama Pandemi Covid-19.

Idris mewajibkan dibentuknya kepanitiaan khusus yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan salat Idulfitri, baik di masjid atau lapangan, juga untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan standar yaitu mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas