Ramai Foto Rumah Mewah fee dari Pengembang untuk Anies, Gerindra Hingga DPRD DKI Berkomentar
Foto rumah mewah yang disebut fee untuk Gubernur Anies dari pengembang ramai diperbincangkan, baik Anies, parpol dan anggota DPRD DKI beri respon.
Penulis: Theresia Felisiani
"Itu gampang penelusurannya, ada linknya. Jadi saya kira yang melakukan itu menurut saya, pertama tidak profesional. Kedua, itu perbuatan jahat. Jadi saya paham tastenya pak Anies. Setahu saya dia rumahnya cuma satu," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Taufik juga menanggapi kabar bahwa tuduhan tersebut bersumber dari pegiat media sosial Deni Siregar.
Kata dia, Deni belum bisa move one atau tidak bisa melupakan hasil Pilkada 2017 lalu, di mana calon yang dibelanya kalah dalam ajang itu.
"Deni Siregar kan emang belum move on aja. Dia maunya calon dia yang menang. Itu doang, yang kedua menurut saya, orang yang meluncurkan ini nggak profesional. Bisa dicari rumah itu, itu aja sudah salah," ujarnya.
"Orang kira itu kalau kalah, pendukungnya itu sakit hatinya seumur hidup. Dan yang buat saya nggak fairnya itu, maunya menang. Terus kalau orang lain yang menang dianggap nggak benar, kalau dia menang itu benar," lanjutnya.
Baca juga: Pil Pahit 168 Korban Arisan Online Amanah Untung Real di Jambi, Uang Rp 3 Miliar Dibawa Kabur Admin
Meski difitnah, Taufik yakin Anies tak akan menempuh jalur hukum.
Dia juga menganggap, masyarakat telah pintar memilih informasi yang benar.
"Ngapain kami ngeladenin itu. Pada akhirnya masyarakat paham, ya kita kan nggak boleh mendoakan yang jelek, kita doakan saja yang baik. Semoga ada kesadaran spiritual, bahwa apa yang dilakukannya itu keliru, dan bisa merusak (nama baik) orang," jelas dia.
Anies Ditunding Dapat Rumah dari Pengembang Reklamasi, PKS: Makin Dekat 2024, Makin Banyak Hoaks
Fraksi PKS DPRD DKI buka suara soal tudingan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima rumah mewah dari pengembang reklamasi.
Informasi yang beredar di media sosial ini pun disebut sebagai fitnah dan upaya menghancurkan nama baik Anies Baswedan.
"Saya kira ini berita hoaks, apalagi yang mempopulerkan adalah lawan politik Anies," ucap politisi PKS Abdul Aziz, Senin (24/5/2021).
Ketua Komisi B DPRD DKI ini pun menyebut, isu seperti ini sengaja dibuat untuk menjelekan nama baik mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Terlebih, santer dikabarkan Anies bakal maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 mendatang.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.