Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Satu RT di Bambu Apus Cipayung Terapkan Mini Lockdown

Tracing terhadap warga yang memiliki kontak erat dilakukan untuk memastikan awal mula terjadinya klaster Covid-19 di RT 08 dan RT 014 RW 03 Bambu Apus

Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Satu RT di Bambu Apus Cipayung Terapkan Mini Lockdown
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana mikro lockdown di RT 03 RW 03 Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya ada sekitar 20 warga di RT 08 dan 7 warga di RT 014 RW 03 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut dibenarkan oleh Camat Cipayung Fadjar Eko Satrio yang mengatakan kondisi terpaparnya puluhan warga itu baru diketahui pada Senin (31/5/2021) malam.

Mereka kata camat Fadjar diduga terpapar Covid-19 setelah mengunjungi orang yang sedang sakit.

"Karena ada yang bergejala (Covid-19) pada Jumat (28/5/2021), laporan Pak Lurah, ada orang sakit dikunjungi. Setelah di-tes PCR, hari ini positif 20 warga. Ini satu keluarga besar," kata Fadjar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (1/6/2021).

Untuk penanganan dan perawatan lebih lanjut terhadap 27 warga tersebut, Fadjar menyebut mereka sudah dilarikan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

Tak hanya itu, guna mengantisipasi adanya penularan yang lebih masif, pihak terkait terus melaksanakan swab test untuk para warganya.

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Tembus 9000, Malaysia Terapkan Lockdown Nasional 1-14 Juni 2021

Tracing terhadap warga yang memiliki kontak erat juga terus dilakukan untuk memastikan awal mula terjadinya klaster Covid-19 di RT 08 dan RT 014 RW 03 Bambu Apus.

"Tim dari Satgas Covid-19 kelurahan sedang mengidentifikasi lagi, masih ditracing terhadap kontak erat," ujar Fadjar Eko.

Seluruh warga di wilayah tersebut kemungkinan akan dilakukan tes PCR pada hari ini atau besok, Rabu (2/6/2021).

Tak hanya itu, guna mensterilisasikan wilayah tersebut, Fadjar mengonfirmasi pihaknya telah menerapkan mini lockdown mulai Senin kemarin.

"Masuk zona merah, ditetapkan (mini lockdown) hari ini (Senin)," ujarnya.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas