Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ada Imbauan WFH karena Kasus Covid Naik Lagi, Jumlah Penumpang KRL Senin Pagi Turun

KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) mencapai 152.113 orang pada Senin (21/6/2021) pagi.

Ada Imbauan WFH karena Kasus Covid Naik Lagi, Jumlah Penumpang KRL Senin Pagi Turun
Tribunnews/Jeprima
Penumpang turun dari kereta Commuter Line (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) mencapai 152.113 orang pada Senin (21/6/2021) pagi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebutkan jumlah penumpang pada Senin pagi ini mengalami penurunan sebesar 13 persen dibandingkan pekan lalu yang mencapai 174.393 orang.

Baca juga: KAI Mencatat Jumlah Penumpang KRL pada Juni 2021 Meningkat 18,5 Persen Dibandingkan Mei 2021

Anne mengungkapkan, tren penurunan penumpang KRL ini menjadi indikasi masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk kembali bekerja dan berkativitas dari rumah.

Selain itu Anne juga menyebutkan, ada stasiun yang mengalami peningkatan penumpang yaitu Stasiun Depok Baru dengan 6.646 penumpang atau naik 11 persen dibanding pekan lalu di waktu yang sama.

"Sementara itu stasiun yang mencatat penurunan jumlah penumpang antara lain Stasiun Bogor dengan 11.624 penumpang atau turun 13 persen, Stasiun Bojonggede dengan 10.935 penumpang turun 15 persen dan Stasiun Citayam dengan 10.546 penumpang atau turun 11 persen," ujar Anne dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Mulai Senin, Penumpang KRL Secara Acak Bakal di Tes Antigen

Ia juga menjelaskan, layanan KRL Jabodetabek hingga hari ini masih beroperasi dengan 994 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB.

"Para penumpang KRL dianjurkan untuk merencanakan perjalanannya dengan baik agar terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun di dalam kereta, serta tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta apabila sudah memenuhi kuota," ujar Anne.

Menurut Anne, KAI Commuter hingga saat ini tetap konsisten menegakkan protokol kesehatan terutama menjaga jarak dengan sistem penyekatan penumpang pada jam-jam sibuk.

"Selain pengaturan jaga jarak, kami mengimbau penumpang KRL untuk tetap memakai masker masker kesehatan dengan 3 atau 4 lapis sesuai anjuran pemerintah," kata Anne.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas