Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Idul Adha 2021

Periksa 57 Ribu Hewan Kurban, Dinas KPKP DKI Temukan 172 Ekor Tak Layak

Periksa kesehatan 57.385 hewan kurban, Dinas KPKP DKI Jakarta temukan 54 ekor hewan kurban sakit, 4 ekor cacat, dan 114 ekor tak cukup umur.

Periksa 57 Ribu Hewan Kurban, Dinas KPKP DKI Temukan 172 Ekor Tak Layak
Tribunnews/Herudin
Tim dokter dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur memeriksa kesehatan hewan kurban di salah satu tempat penjualan hewan kurban di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Kamis (15/7/2021). Menjelang Idul Adha, Sudin KPKP Jakarta Timur terus melakukan pemeriksaan kelayakan hewan kurban di 327 lokasi penjualan atau penampungan yang tersebar di 10 kecamatan guna mencegah masuknya penyakit serta memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang dijual telah memenuhi syarat kesehatan. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta selama periode 1 - 18 Juli 2021 telah melakukan pemeriksaan kesehatan 57.385 hewan kurban di 1.056 lokasi tempat penampungan atau penjualan.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan ada 20.518 sapi, 294 kerbau, dan 36.573 kambing yang diperiksa kesehatannya.

Hasilnya, ditemukan 54 ekor hewan kurban sakit, 4 ekor cacat, dan 114 ekor tak cukup umur.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 54 ekor dinyatakan sakit, 4 ekor cacat dan 114 ekor tidak cukup umur," kata Suharini dalam keterangannya, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Masih Pandemi, Wapres Maruf Laksanakan Salat Iduladha di Kediaman Resmi

Adapun pemeriksaan kesehatan hewan kurban mencakup antemortem dan postmortem.

Serta, dilihat dari fisik semacam bulu, mata dan gerakan.

"Pemeriksaan kesehatan hewan kurban juga dilakukan dengan pengambilan sampel darah dan surveilans anthrax sebanyak 475 sampel Preparat Ulas Darah (PUD)," terangnya.

Baca juga: Halau Tawuran di Perlintasan Rel KA Pondok Kopi, Tim Rajawali Lepaskan Tembakan ke Udara

Baca juga: 1900 Orang di Jakarta Antre Masuk Kamar Perawatan, di Bekasi Tenda Darurat Pasien Covid Dikosongkan

Suharini menjelaskan puluhan ribu hewan kurban tersebut didatangkan dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Bali, Lampung, hingga NTB. 

"Kami melakukan kerja sama dengan Dinas PM dan PTSP tentang perizinan pemasukan ternak, sampai Minggu kemarin ada 68 izin yang sudah diterbitkan, selain itu ada 844 ekor yang sudah diterbitkan dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," kata dia.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas