Tribun

Virus Corona

Kapolda Metro Akan Tindak Tegas Oknum yang Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Melakukan Kejahatan

Fadil menyerahkan sebanyak 100 lebih tabung oksigen kepada Pemprov DKI Jakarta melalui Gubernur Anies Baswedan.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Kapolda Metro Akan Tindak Tegas Oknum yang Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Melakukan Kejahatan
Tribunnews.com/Reza Deni
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyerahkan sebanyak 100 lebih tabung oksigen kepada Pemprov DKI Jakarta melalui Gubernur Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran mengingatkan sejumlah oknum jangan memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk mencari keuntungan pribadi.

Diketahui beberapa hari terakhir polisi mengungkap kasus penimbunan dan penjualan obat di atas harga eceran tertinggi (HET), penimbunan tabung oksigen, hingga pemalsuan importasi tabung aksigen.

"Kita mengirimkan pesan kepada mereka-mereka yang berusaha dan tetap bermain di tengah situasi pandemi ini melakukan kejahatan, kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu," kata Fadil di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Polri Sebut Kasus Pesta Ulang Tahun Seleb Tiktok Juy Putri Ditangani Satgas Covid-19

Fadil memastikan proses hukum tidak tebang pilih.

"Misalnya ada oknum yang sengaja menyalahgunakan wewenangnya dalam proses importasi proses distribusi, pasti akan kami lakukan penegakan hukum," tambah Fadil.

Sebelumnya Fadil menyerahkan sebanyak 100 lebih tabung oksigen kepada Pemprov DKI Jakarta melalui Gubernur Anies Baswedan.

Total, ada 166 tabung okrigen yang diserahkan. Diketahui, tabung tersebut merupakan hasil sitaan Polres Metro Jakarta Pusat.

"Polres Jakarta Pusat menemukan adanya indikasi penyelahgunaan mekanisme importasi dengan modus memalsukan jenis barang," ujar Fadil.

Fadil mengatakan, terdapat sekelompok orang yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19. Mereka, dikatakan Fadil, menggunakan mekanisme impor yang tidak sesuai.

“Dari 166 yang disita, ada 138 tabung oksigen yang sudah dilakukan survei dan penelitian oleh teman-teman dari Kementerian Kesehatan dan layak dimanfaatkan di fasilitas kesehatan," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas