Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ratusan Pelaku UMKM Dilatih Pemasaran Digital Agar Mampu Menggaet Pembeli Milenial

Ratusan pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) mendapatkan pelatihan pemasaran digital.

Ratusan Pelaku UMKM Dilatih Pemasaran Digital Agar Mampu Menggaet Pembeli Milenial
Istimewa
Suasana pelatihan bagi para pelaku UMKM yang diselenggarakan JX Indonesia dan Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (27/9/2021)/Istimewa 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) mendapatkan pelatihan pemasaran digital.

Program latihan tersebut digelar JX Indonesia bekerja sama dengan Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur.

Andhika Yosmik selaku Head of Marketing JX Indonesia menjelaskan pelatihan tersebut sukses mengajak 120 pelaku UMKM di Tempat Kumpul Kreatif Gedung PPIKM, Pulogadung, Jakarta Timur.

“Selayaknya teman, JX Indonesia tidak hanya menyediakan jasa pengiriman dengan standar internasional dari JD.com, tapi juga ingin mendorong bisnis pelaku UMKM di Jakarta Timur dari segi edukasi pemasaran digital dan bagaimana mereka harus terus beradaptasi untuk berjualan di masa pandemi ini," kata Andhika kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Selama masa pandemi, Andhika memahami bahwa pelaku UMKM tumbuh bak jamur di musim hujan.

"Toko fisik pun kini mulai berpindah ke toko daring atau online store. Namun, berjualan di dunia daring perlu dibekali edukasi yang lebih mendalam, terutama untuk menggaet target pasar saat ini, yakni generasi milenial," katanya.

Baca juga: Sebaran Kasus Corona 27 September 2021: Jawa Tengah Tertinggi 185 Kasus, DKI Jakarta Urutan ke-3

Andhika merinci acara yang terbagi dalam dua sesi di hari pelaksanaannya ini ditambah oleh edukasi kepada pelaku UMKM mengenai keuntungan metode pembayaran Cash On Delivery (COD) untuk bisnis UMKM.

"Termasuk prosedur COD yang tepat dan bagaimana JX dapat memberikan pengiriman dengan metode COD untuk bisnis agar dapat semakin cuan," kata Andhika.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Ashary dan Uli Natalia dari JX, menjelaskan bahwa COD adalah “senjata manis” online seller untuk membangun kepercayaan pada customer.

"Sebab faktanya 74 persen masih memilih COD sebagai metode transaksi belanja dan pengiriman barang. Di situasi jual beli secara online, COD merupakan jalan tengah yang memungkinkan online seller dan customer merasakan kepuasan dalam berbelanja secara online," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Parulian Tampubolon sebagai Kepala Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Timur menyambut inisiatif dan ajakan kolaborasi dengan senang hati.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan di Lingkungan Kerja, Kemenhub Gelar Padat Karya di Lima UPT Ditjen Hubla Jakarta

"Harapannya ke depan, mudah-mudahan para UKM kita tetap semangat dalam menghasilkan produknya. dengan adanya pelatihan dengan JX ini, mereka juga terbantu dalam memasarkan produknya, sehingga produk-produk mereka bisa sampai ke tangan konsumen. UKM tetap semangat, pantang menyerah," tambahnya.

Melihat antusiasme online seller, Andhika memastikan JX dan JD.ID akan terus melakukan pelatihan dengan menggandeng pelaku UMKM di daerah lain.

"Tidak hanya di Jakarta, tapi juga seluruh kota di Indonesia dengan materi pelatihan yang menarik dan sesuai kebutuhan," katanya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas