Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Formula E

Pengamat Beberkan Penyebab Interpelasi Formula E Kandas

Pengamat politik dari Citra Institute Yusa’ Farchan menilai, pengusulan hak Interpelasi yang digalang fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta terkait gel

Pengamat Beberkan Penyebab Interpelasi Formula E Kandas
ist
Yusa' Farchan, Pengamat Politik Citra Institute, Akademisi Ilmu Pemerintahan Universitas Sutomo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Citra Institute Yusa’ Farchan menilai, pengusulan Hak Interpelasi yang digalang fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta terkait gelaran Formula E kandas karena fraksi oposisi kurang mampu meyakinkan fraksi-fraksi lain terhadap urgensi interpelasi tersebut.

“PDIP dan PSI tampak kurang greget dan kurang mampu meyakinkan publik terutama Fraksi-fraksi lain di DPRD DKI Jakarta terhadap pentingnya interpelasi tersebut. Hak interpelasi dijamin Undang-undang dan dalam realitas politik merupakan hal yang wajar sebagai manifestasi fungsi monitoring untuk menciptakan keseimbangan politik”, ujar Yusa’ pada Selasa (12/10/2021).

Akademisi Ilmu Pemerintahan Universitas Sutomo ini menilai, narasi yang dibangun fraksi oposisi kalah populer dengan narasi yang dibangun Gubernur DKI Anies Baswedan

Narasi-narasi Fraksi oposisi seperti misalnya “Formula E menghamburkan uang rakyat”, “pemborosan anggaran”, “tidak tepat di masa covid”.

Narasi tersebut kalah populer dengan narasi-narasi yang dibangun Anies Baswedan.

Menurut Yusa’, narasi yang dibangun Anies setidaknya mencakup tiga pesan penting terkait penyelenggaraan mobil  balap listrik tersebut.

Baca juga: Terjegal Izin Pemerintah Pusat, Pulau Reklamasi Era Ahok Jadi Opsi Anies Garap Sirkuit Formula E

“Pesan penting pertama Anies terkait Formula E adalah bahwa masa depan transportasi ada pada transportasi bebas emisi. Tentu ini bisa diterima publik secara luas mengingat penggunaan mobil listrik diharapkan dapat ikut mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi," katanya.

Pesan penting kedua, menurut dia, Jakarta akan dicatat sebagai kota di dunia yang berhasil menghadirkan penyelenggaraan event sekelas Formula E

"Dan ketiga, event Formula E akan menggerakkan perekonomian Jakarta sekaligus mengembalikan kepercayaan para investor bahwa Jakarta dalam keadaan membaik dan bisa kembali seperti keadaan normal," ujar Yusa’.

 Secara formal administratif, menurut Yusa’, pengajuan usul interpelasi tersebut sebetulnya sah dan memenuhi syarat karena diusulkan oleh lebih dari satu fraksi dan lebih dari 15 anggota DPRD. 

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas