Tribun

Begal Sadis di Bogor Tertangkap, Tiap Beraksi Selalu Bacok Korbannya, Terakhir Sopir Taksi Tewas

Polisi meringkus begal yang resahkan warga Bogor, komplotan ini terkenal sadis karena selalu membacok korbannya, bahkan ada yang tewas.

Penulis: Theresia Felisiani
Begal Sadis di Bogor Tertangkap, Tiap Beraksi Selalu Bacok Korbannya, Terakhir Sopir Taksi Tewas
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pelaku begal ditangkap di Bogor 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Polresta Bogor Kota Berhasil meringkus pelaku begal yang menewaskan seorang sopir taksi di Bogor.

Korban bernama Yasin seorang pengemudi taksi yang menjadi korban begal yang dilakukan oleh Reynaldi dan temannya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Iya jadi berhasil mengungkap kasus kekerasan yang meresahkan warga Kota Bogor terlebih bahwa aksi kekerasan ini menimbulkan korban meninggal dunia," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat Pers rilis pengungkapan kasus pemncurian dengan kekerasan di lokasi Taman Caroat Coret, Senin (22/11/2021).

begal sadis bogor
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto melakukan pres rilis penangkapan kasus kekerasan di Kota Bogor.

Jadi Korban Begal, Sopir Taksi di Bogor Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, peristiwa yang dialami korban terjadi pada pukul 05.00 WIB, Sabtu, (6/11/2021) di Jalan Gunung Gede 1 RT004/005, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

"Yang menjadi korban meninggal dunia adalah Bapak Yasin, ini dalah pengemudi taksi, meninggal dunia karena luka senjata tajam pada bagian paha, kemudiam tersangka mengambil HP korban dan tersangka telah berhasil ditangkap atas nama renaldi dan satu lagi DPO," katanya saat Pers rilis pengungkapan kasus pemncurian dengan kekerasan di lokasi Taman Caroat Coret, Senin (22/11/2021).

Tak hanya itu dalam melakukan aksi kejahatannya pelaku juga mengambil handphone milik korban.

Kawanan Begal Terancam 12 Tahun Penjara

Atas kejahatan para pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan,terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian.

"Ancaman hukuman pidana maksimal 12 tahun penjara," katanya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas