Tribun

Penembakan di Bintaro

Polda Metro Jaya akan Umumkan Hasil Gelar Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Hari Ini

Polda Metro Jaya telah akan mengumumkan hasil gelar perkara terkait kasus penembakan di gerbang Tol Bintaro, Jakarta Selatan (Jaksel).

Penulis: Fandi Permana
Editor: Hasanudin Aco
Polda Metro Jaya akan Umumkan Hasil Gelar Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Hari Ini
Warta Kota/Desy Selviany
Konferensi pers penembakan di pintu keluar tol Pondok Pinang, Bintaro, Jakarta Selatan digelar di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah akan mengumumkan hasil gelar perkara terkait kasus penembakan di gerbang Tol Bintaro, Jakarta Selatan (Jaksel), yang menjerat Ipda OS, hari ini, Selasa (7/12/2021).

Hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Propam Polda Metro Jaya itu akan menentukan status Ipda OS apakah menjadi tersangka dalam penembakan yang melukai satu orang dan seorang lainnya meninggal dunia.

Hingga saat ini, OS masih berstatus saksi meski telah dicopot dari satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Hari ini penyidik melakukan gelar perkara untuk tentukan status Ipda OS. Seperti diketahui, Ipda OS sekarang masih terperiksa, besok (hari ini) kita umumkan hasil gelar perkara tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan di Markas Polda Metro Jaya, Semanggi, Jaksel, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Polisi akan Ungkapkan Status Ipda OS Hari Ini

Tak hanya Ipda OS, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor berinisial O yang diketahui menghubungi anggota sat PJR itu.

Kemudian juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi lainnya.

Meski begitu, Zulpan tidak memerinci berapa dan identitas para saksi yang telah diperiksa dalam kasus yang terjadi pada Jumat (26/11/2021) lalu.

"Kami sampaikan hari ini sudah gelar perkara, artinya semua orang sudah diperiksa, hari ini gelar perkara untuk penentuan status," terang mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan tersebut.

Ipda OS, telah dinonaktifkan atau diberhentikan sementara sebagai anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya. Hal itu dilakukan, karena Ipda OS harus menjalani rangkaian pemeriksaan baik terkait pelanggaran kode etik maupun pidana.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas